Komisi III DPR Kutuk Penembakan 3 ASN Pemkab Jayawijaya oleh KKB: Biadab!

3 hours ago 4
Jakarta -

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menembak mati tiga pegawai Pemkab Jayawijaya, Papua Pegunungan. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengutuk keras kejahatan yang dilakukan KKB tersebut.

"Tindakan penyerangan bersenjata terhadap warga sipil dan pelayan publik ini merupakan kejahatan biadab yang sama sekali tidak dapat ditoleransi," ujar Habiburokhman kepada detikcom, Sabtu (12/9/2026).

Komisi III DPR, kata Habiburokhman, mendukung penuh jajaran Polri bersama TNI untuk bertindak cepat, tegas, dan terukur sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Ia meminta para pelaku segera ditangkap dan diadili.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aparat penegak hukum harus segera mengusut tuntas peristiwa ini, memburu para pelaku hingga ke akarnya, dan menyeret mereka ke hadapan peradilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Habiburokhman.

Menurutnya, negara tidak boleh kalah oleh aksi teror dan kekerasan bersenjata yang merongrong kedaulatan hukum serta mengorbankan keselamatan warga sipil.

"Kami meminta aparat meningkatkan jaminan keamanan di wilayah rawan agar para petugas pemerintah dan masyarakat dapat beraktivitas serta menjalankan pembangunan tanpa rasa takut," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni turut mengutuk aksi keji KKB tersebut. Ia mendesak aparat bergerak cepat meringkus para pelaku.

"Ini tentunya tindakan yang biadab dan saya sangat mengutuk tindakan teror ini. Kami di Komisi III mendesak agar jajaran kepolisian bergerak cepat menangkap pelaku dan menghukum mereka seberat-beratnya sesuai aturan yang berlaku," ujar Sahroni.

Ia juga berharap aparat mengusut asal-usul senjata yang dimiliki KKB.

"Saya meminta polisi, selain menangkap pelaku, juga harus bisa mengungkap dari mana mereka mendapatkan senjata dan siapa pemasoknya. Sebab, mereka tidak hanya mengancam kedaulatan negara, tetapi juga mengancam keamanan masyarakat yang tidak berdosa," tegas Sahroni.

Ditembak oleh 8 Orang

Penembakan terjadi di jalanan Distrik Muliama, Rabu (9/9) sekitar pukul 15.53 WIT. Awalnya, korban bersama para rekannya yang merupakan pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya hendak menuju lokasi kegiatan.

"Rombongan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang berjumlah 11 orang sebelumnya bergerak dari Wamena menuju Distrik Muliama untuk meninjau pelaksanaan kegiatan cetak sawah," kata Kepala Operasi Damai Cartenz, Irjen Faizal Ramadhani, dalam keterangannya, Rabu (9/9).

Saat para korban dalam perjalanan, KKB melepaskan tembakan ke arah rombongan. Tiga pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya terkena tembakan pelaku. Ketiga korban, yakni WB (24), AR (49), dan AAM (35), dilaporkan meninggal dunia.

"Berdasarkan penyelidikan dan pendalaman, aksi penembakan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) dari wilayah Nduga," ucapnya.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait tewasnya tiga pegawai Pemkab Jayawijaya tersebut pada Kamis (10/9). Polisi juga telah mengantongi ciri-ciri pelaku penembakan yang diduga berjumlah delapan orang.

(isa/idn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |