Jawab Kebutuhan Nasabah, BRI Kebut Transformasi Digital Lewat Fitur BRImo

2 hours ago 1

Jakarta -

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mengembangkan Super Apps BRImo sebagai pusat layanan finansial terintegrasi. Penguatan fitur, sistem, serta aspek keamanan dan keandalan layanan digital dilakukan secara berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan transaksi nasabah yang semakin dinamis.

Hingga akhir 2025, Super Apps BRImo telah digunakan oleh 45,9 juta pengguna. Jumlah tersebut tumbuh sekitar 18,9% secara tahunan (year-on-year/YoY), mencerminkan semakin luasnya adopsi layanan digital BRI oleh masyarakat dalam mendukung aktivitas keuangan sehari-hari.

Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari strategi BRI dalam memperkuat infrastruktur teknologi informasi serta mengoptimalkan mesin transaksi secara terintegrasi. BRI secara konsisten membangun kapabilitas digital yang terhubung dengan seluruh ekosistem layanan, mulai dari jaringan ATM dan CRM, mesin EDC merchant, QRIS BRI, hingga BRILink Agen yang tersebar di seluruh Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"BRImo menjadi salah satu pilar penting dalam transformasi digital BRI. Kami terus memperkuat kapabilitas teknologi agar BRImo mampu memberikan pengalaman transaksi yang semakin andal, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi nasabah di berbagai segmen," ujar Saladin dalam keterangannya, Rabu (4/2/2026).

Ia menambahkan, transformasi digital yang dijalankan BRI tidak hanya berfokus pada peningkatan volume transaksi, tetapi juga pada kualitas layanan dan keandalan sistem. Melalui penguatan arsitektur teknologi, modernisasi infrastruktur, serta pengelolaan sistem yang berkelanjutan, BRI memastikan layanan digital tetap aman, stabil, dan mampu mengakomodasi pertumbuhan transaksi yang terus meningkat.

Sejalan dengan pertumbuhan jumlah pengguna, aktivitas transaksi melalui BRImo juga menunjukkan kinerja yang solid. Sepanjang Januari hingga Desember 2025, BRImo melayani sebanyak 5,60 miliar transaksi atau tumbuh 29% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi nilai, transaksi BRImo tercatat mencapai Rp7.057 triliun, meningkat 26,1% YoY dibandingkan 2024. Capaian tersebut menegaskan peran BRImo sebagai salah satu kanal utama transaksi ritel BRI yang terus berkembang.

Peningkatan kinerja BRImo turut memberikan dampak positif terhadap kinerja bisnis BRI secara berkelanjutan. Pertumbuhan transaksi digital berkontribusi terhadap penguatan struktur pendanaan, khususnya dana murah, yang menjadi fondasi penting bagi fungsi intermediasi perbankan. Dengan struktur pendanaan yang semakin solid, BRI memiliki ruang yang lebih optimal untuk memperluas penyaluran pembiayaan ke sektor produktif dan ekonomi kerakyatan.

(akn/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |