HP Pria di Jakpus Dijambret saat Tunggu Taksi Online, Limit Paylater Dikuras

4 hours ago 1

Jakarta -

Kasus penjambretan handphone (HP) warga di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat (Jakpus), viral di media sosial (medsos). Polisi menyelidiki kasus dan mencari pelaku jambret.

Kasus jambret itu terjadi pada Minggu (7/6) di kawasan Benhil, Kecamatan Tanah Abang, Jakpus. Korban dijambret HP-nya saat berada di jalan untuk menunggu taksi online (taksol) yang akan menjemputnya.

Dalam video beredar, korban ialah seorang pria yang sedang berdiri di pinggir jalan. Pria itu tampak didampingi seorang wanita di sisinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, tiba-tiba ada pengendara sepeda motor yang mengenakan jaket hijau seperti ojek online (ojol) yang melintas dari belakang korban dan langsung merampas HP. Pemotor itu langsung tancap gas.

Setelah mencuri HP, pelaku disebut membobol sistem pengaman HP korban dan menguras batas (limit) pinjaman uang paylater lewat aplikasi dompet digital dan e-commerce. Korban disebut mengalami kerugian belasan juta rupiah.

Korban telah melaporkan kasus ini ke kepolisian. Polisi sedang melakukan serangkaian penyelidikan terkait kasus tersebut.

"Keterangan Kasat Reskrim, korban sudah melaporkan kejadiannya ke Polsek Tanah Abang dan kasusnya dalam proses penyelidikan," kata Kasi Humas Polres Metro Jakpus, Iptu Erlyn Sumantri, Jumat (19/6/2026).

Polisi masih melengkapi petunjuk dan alat bukti dengan meminta keterangan saksi-saksi hingga mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap kasus dan menangkap pelaku.

"Betul, intinya, Unit Reskrim Polsek Tanah Abang sedang bekerja untuk penyelidikan, kasusnya masih didalami," kata dia.

Dalam postingan di akun Instagram @jakartapusat.info, pihak Grab Indonesia berkomentar terkait peristiwa tersebut. Grab menyatakan juga ikut mendalami kasus penjambretan yang viral itu.

"Kami turut prihatin atas insiden yang terjadi dalam video tersebut. Saat ini, kami telah menerima laporan langsung dari pelapor terkait dan tengah menindaklanjutinya secara serius melalui proses penelusuran oleh tim kami," kata Grab lewat akun @grabid.

"Grab senantiasa berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna, serta akan bekerja sama dengan pihak berwajib apabila diperlukan dalam proses tindak lanjut laporan ini," tambahnya.

(jbr/mei)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |