Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) genap ditutup merah delapan hari beruntun. Pada perdagangan Kamis (21/5/2026), indeks anjlok 3,54% ke posisi 6.094,94.
Nilai transaksi pasar tercatat cukup ramai mencapai Rp18,49 triliun dengan volume perdagangan 35,77 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,14 juta kali.
Sering berlanjutnya koreksi tersebut, investor asing tercatat mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp544,89 miliar di seluruh pasar. Perinciannya, sebesar Rp508,11 miliar di seluruh pasar pasar reguler dan Rp36,78 miliar di pasar negosiasi dan tunai.
Maka, apa saja saham yang ramai-ramai dilepas asing yang menekan pergerakan IHSG? Mengutip Stockbit, berikut 10 net foreign sell perdagangan Kamis!
- PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) - Rp204,15 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp145,92 miliar
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) - Rp141,50 miliar
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) - Rp134,66 miliar
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) - Rp119,29 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp110,20 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) - Rp103,92 miliar
- PT Astra International Tbk. (ASII) - Rp103,50 miliar
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) - Rp88,39 miliar
- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) - Rp31,83 miliar
Sementara itu, IHSG ditutup ambruk pada perdagangan Kamis (21/5/2026), seiring tekanan jual besar-besaran yang terjadi hampir sepanjang hari perdagangan.
IHSG ditutup merosot 3,54% ke level 6.094,94. Koreksi tajam ini membuat IHSG kehilangan 223,56 poin dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level 6.318,50.
Sejak awal sesi, IHSG sempat bergerak di zona hijau dan sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.378,81 sebelum akhirnya terus melemah hingga menyentuh titik terendah di 6.080,95.
Nilai transaksi pasar tercatat cukup besar mencapai Rp18,03 triliun dengan volume perdagangan 33,45 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,11 juta kali.
Tekanan jual terjadi nyaris merata di seluruh papan perdagangan. Sebanyak 700 saham ditutup melemah, hanya 91 saham menguat, sementara 168 saham stagnan.
(mkh/mkh)
Addsource on Google

















































