Jakarta - Polisi menangkap satu tersangka pelaku begal, Taufik alias Gembel (25), yang akibat aksinya korban hingga terjatuh ke selokan di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat (Jakbar). Pelaku ternyata juga bekerja sebagai kurir narkoba.
"Motif tersangka yaitu tersangka ini membutuhkan uang untuk membeli narkoba dan juga kebutuhan sehari-hari, dan dalam pengembangan tersangka ini juga sebagai kurir narkoba," ujar Wadirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Danang Prasetiyo dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Rabu (13/5/2026).
AKBP Danang mengatakan setelah itu pelaku ditangkap pada Kamis (7/5/2026) pukul 20.00 WIB di Tambora, Jakbar. Saat dilakukan tes urine di Polda Metro Jaya, pelaku positif metamfetamin.
"Jadi dia juga sekaligus pengguna. Untuk keterangan dia sebagai kurir itu hasil pengembangan, jadi sehari-hari dia juga sebagai kurir. Namun pada saat ditangkap itu tidak ditemukan narkoba, namun di tes urine yang bersangkutan positif," ucapnya.
Danang menyampaikan pelaku juga merupakan residivis kasus pencurian kekerasan pada 2019 dan 2020 serta pencurian dan pemberatan pada 2024.
"Adapun tersangka yang berhasil diamankan ini adalah juga seorang residivis di mana tahun 2019 dengan pencurian kekerasan juga. Kemudian tahun 2020 perkara yang sama pencurian dengan kekerasan, kemudian di tahun 2024 melakukan pencurian dengan pemberatan dengan vonis satu tahun," jelasnya.
Adapun saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap tiga buron, yaitu GR, PI, dan JU. Adapun barang bukti yang sudah bisa diamankan adalah satu unit handphone milik korban, satu unit motor Honda Scoopy, satu unit motor RX King milik pelaku, dan rekaman CCTV yang ada di sekitar TKP.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 Ayat 2 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman hukuman paling lama dua belas tahun.
Sebelumnya, berdasarkan video viral yang beredar, aksi begal sadis ini dilakukan ketika korban berada di tepi jalan. Seketika dua terduga pelaku yang berboncengan langsung menghampiri korban.
Pelaku yang membonceng dari kejauhan sudah memegang senjata tajam. Ketika turun dari motor, pelaku langsung membacok korban.
Korban ketakutan dan turun dari sepeda motor miliknya. Sedangkan pelaku terus mengayunkan senjata tajamnya ke arah korban.
Tak lama kemudian, datang dua pelaku lainnya yang berboncengan. Salah satunya langsung merampas sepeda motor milik korban.
Selama sepeda motor coba dirampas, pelaku lainnya terus membacok korban. Motor berhasil dibawa kabur dan korban ditinggal dalam kondisi terjatuh di selokan. (dvp/azh)


















































