Bawa 247 Ton Bantuan, Kapolri Pastikan Korban Gempa NTT Terpenuhi

5 hours ago 3
Manggarai -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan Polri telah menyalurkan 247,66 ton bantuan untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia ingin memastikan kebutuhan korban terpenuhi.

Kapolri menyampaikan hal itu saat meninjau pengungsian dan lokasi terdampak gempa di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur bersama Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto). Dia mengatakan hampir semua lokasi pengungsian warga telah dapat dijangkau.

"Saat ini sebagian besar lokasi pengungsian sudah dapat dijangkau. Kami bersama seluruh unsur terkait terus berbagi tugas untuk mendatangi titik-titik pengungsian, melihat langsung kondisi masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan mereka dapat terpenuhi," kata Kapolri, Selasa (18/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilaporkan ada 27.700 orang pengungsi yang tersebar di 107 titik pengungsian. Warga mengungsi terbanyak di Kabupaten Manggarai sebanyak 13.935 orang pengungsi dan Kabupaten Manggarai Timur sebanyak 7.457 pengungsi.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) meninjau warga terdampak gempa di NTT. (dok Polri)Hari ini, Kapolri bersama Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) meninjau pengungsian dan lokasi terdampak gempa di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur. (Dok. Polri)

Bantuan logistik dan kemanusiaan sebanyak 247,66 ton terdiri atas 19,59 ton dari Mabes Polri dan 228,07 ton dari 5 polda jajaran. Bantuan tersebut berupa makanan dan minuman, obat, pakaian, selimut, genset, terpal, kendaraan, water treatment, tandon atau toren, hingga alat sinyal internet.

"Khusus hari ini, Polri menyalurkan bantuan kepada masyarakat di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur berupa 3.500 paket bansos, 500 buah mainan anak-anak, 39 buah kasur, 10 buah tandon air, serta 36 boks obat-obatan yang diangkut menggunakan 6 truk," ucapnya.

Sebanyak 236 personel Polri dikirim ke NTT untuk membantu korban terdampak gempa. Mereka akan membantu proses pencarian dan evakuasi, pelayanan kesehatan dan bakti kesehatan, identifikasi korban, pencarian korban dengan K9, serta dukungan operasional lainnya.

"Sesuai arahan Bapak Presiden, kami mendapatkan tugas untuk membantu seluruh proses penanganan bencana, mulai dari pencarian dan pertolongan atau SAR, evakuasi korban, penanganan tanggap darurat, pelayanan kesehatan, hingga penyaluran bantuan logistik dan kebutuhan dasar masyarakat," ungkapnya.

Polri juga menyiagakan Kapal KP Bima 7014 kelas A3, 2 unit helikopter AW 169 dan 1 unit helikopter Bell-429; serta 1 unit Pesawat CN, Casa, dan Beechjet untuk mendukung pelayanan dan penanganan masyarakat terdampak gempa.

"Polri akan terus berkomitmen untuk membersamai masyarakat dalam menghadapi masa-masa sulit ini, serta bersinergi dengan TNI, BNPB, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait guna mempercepat penanganan bencana, pemulihan wilayah terdampak, serta menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat," ungkap dia.

Tonton juga video "Tim SAR Terbangkan Korban Gempa NTT ke RS di Labuan Bajo"

(jbr/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |