Askrindo Angkat R. Mahelan Prabantarikso Jadi Direktur Utama

1 hour ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - PT. Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo telah mengganti posisi pucuk pimpinan manajemen. Pemegang saham telah mengangakat R. Mahelan Prabantarikso menjadi Direktur Utama menggantikan posisi M. Fankar Umran.

R. Mahelan Prabantarikso bukan sosok baru di lingkungan Askrindo. Sebelum ditunjuk sebagai Direktur Utama, ia menjabat sebagai Direktur Kepatuhan, Sumber Daya Manusia (SDM), dan Manajemen Risiko (MR) PT Askrindo. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari rekam jejaknya di industri jasa keuangan, khususnya pada bidang tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan, serta sumber daya manusia.

Mengutip website resmi Askrindo, Mahelan merupakan warga negara Indonesia yang lahir di Purwokerto, Jawa Tengah. Ia menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Jenderal Soedirman dan menyelesaikannya pada 1993. Kemudian, ia melanjutkan gelar Magister Manajemen dari Universitas Gadjah Mada pada 2004.

Tidak berhenti di jenjang magister, Mahelan melanjutkan pendidikan doktoral dan memperoleh gelar Doktor Manajemen dari Institut Pertanian Bogor pada 2018.

Selain latar belakang akademik, ia juga memiliki sejumlah sertifikasi profesional, antara lain Certified Risk Executive Leader (CREL), Certified Risk Governance Professional (CRGP), dan Certified Human Resources Professional (CHRP).

Sebelum berkarier di jajaran direksi Askrindo, Mahelan juga pernah menduduki sejumlah posisi strategis di perusahaan jasa keuangan. Sebelumnya, ia dipercaya menjadi Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko, Sumber Daya Manusia, dan Umum di Jiwasraya pada periode 2020-2023.

Selain pengalaman di industri asuransi, Mahelan juga memiliki pengalaman di sektor perbankan. Pada 2017-2019, ia menduduki posisi Direktur Strategis, Kepatuhan, dan Risiko di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Pengalaman lintas sektor tersebut mencakup sejumlah bidang yang berkaitan erat dengan pengelolaan risiko, kepatuhan, strategi bisnis, hingga tata kelola perusahaan.

(rob/rob) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |