100 Buronan Tertipu Tiket Palsu, Nyari Gratisan Malah Masuk Bui

5 hours ago 4

Jakarta -

Polisi Amerika Serikat pernah mempunyai siasat jitu untuk menangkap para buron. Para buron ini ditangkap setelah tertipu tiket gratis nonton pertandingan football.

Taktik ini pernah dipakai oleh Departemen Kepolisian Metropolitan dan Dinas Kepolisian Federal (Marshals Service) saat menangkap 100 buronan pada 1985.

Dikutip dari laman resmi Marshals Service, semua bermula saat polisi ingin memburu ribuan buronan dengan berbagai rekam jejak pelanggaran pidana. Namun, demi membuat semuanya efisien, Marshals Service menyebar undangan tiket gratis untuk menonton pertandingan football.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Undangan disebar ke alamat terakhir yang diketahui dari lebih dari 3.000 orang yang dicari, dengan lebih dari 5.000 surat perintah penangkapan yang belum dilaksanakan.

Undangan tersebut, dari sebuah perusahaan fiktif bernama Flagship International Sports Television, Inc. Dalam udangan ditawarkan tiket gratis untuk pertandingan football kandang Washington Redskins melawan Cincinnati Bengals.

Untuk mengambil tiket mereka, para buronan diminta untuk menghadiri acara makan siang gratis, yang dimulai pukul 9:00 pagi pada tanggal 15 Desember 1985 di Washington Convention Center, di mana mereka akan diberikan tiket, transportasi gratis ke dan dari pertandingan, dan kesempatan untuk memenangkan hadiah utama berupa perjalanan gratis ke Superbowl XX di New Orleans.

Sebanyak 166 personel penegak hukum, yang berasal dari Departemen Kepolisian Metropolitan dan personel Dinas Kepolisian Federal dari Distrik Columbia, Virginia Utara, Maryland, Distrik Timur New York, dan Kelompok Operasi Khusus Dinas Kepolisian Federal ikut bergerak dalam operasi tersebut.

Pada acara "brunch" di Pusat Konvensi, mereka berperan sebagai petugas penerima tamu, petugas kebersihan, penyedia katering, dan pejabat dari Flagship International Sports Television.

Dari ribuan undangan yang disebar, 100 buron hadir dan ditangkap. Tanpa memerlukan pengejaran yang berarti, para buron datang sendiri 'menyerahkan diri'. Sedangkan pertandingan dua tim besar itu hanyalah tipu-tipu untuk menjebak para buronan.

Lihat juga Video: Polisi Ringkus Pelaku Penjualan Tiket Kapal Palsu di Makassar

(rdp/imk)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |