Jakarta -
Rekaman video wanita yang dinarasikan menukar kartu penumpang di bus Transjakarta, Jakarta Timur viral di media sosial. Wanita tersebut ditangkap polisi dan diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Jakarta Timur.
"Setelah 24 jam tidak ada yang mau membuat laporan polisi dan korban juga tidak mau melapor, maka Selasa (3/2) siang kami kirimkan yang bersangkutan ke Dinas Sosial Jakarta Timur," kata Kepala Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Jatinegara AKP Eko Bayu, dilansir Antara, Kamis (5/2/2026).
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (2/2) sekitar pukul 17.30 WIB di bus TransJ rute Jaklingko 02 (Kampung Melayu-Duren Sawit). Kejadian ini sempat menimbulkan keributan di kalangan penumpang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah kejadian kami langsung bergerak Senin (2/2) malam untuk mengamankan wanita tersebut. Setelah kami bawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan, namun tidak ada yang berkenan membuat laporan polisi dan korban juga tidak mau kami ajak ke Polsek," katanya.
Eko mengungkap modus pelaku dengan berpura-pura meminjam kartu milik orang lain. Setelah itu, ia menukarnya dengan kartu miliknya yang tidak ada saldonya.
"Bukan pencurian kartu, melainkan berpura-pura meminjam kartu penumpang lain dan kemudian menukarnya dengan kartu miliknya yang tidak ada saldonya," ujar Eko.
Awalnya, pelaku berpura-pura mengalami kendala saat tapping kartu. Dengan alasan kartu mengalami "eror", pelaku kemudian meminjam kartu milik penumpang lain.
"Ketika mau 'tap', wanita tersebut meminjam kartu penumpang lain dengan alasan kartunya 'eror'. Setelah itu, kartu tersebut ditukar dengan kartu miliknya yang saldonya kosong," katanya.
Namun, hingga 24 jam setelah kejadian, tidak ada korban yang bersedia membuat laporan resmi ke Kepolisian. Karena itu, pihak Kepolisian mengambil langkah lain yakni menyerahkan ke Dinas Sosial Jakarta.
TransJ Minta Maaf
Sementara itu, pihak Transjakarta juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi di salah satu armadanya. Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan, pihaknya menyesalkan kejadian tersebut dan berkomitmen meningkatkan keamanan serta kenyamanan pelanggan.
"Transjakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan terkait insiden dugaan penukaran kartu pelanggan di rute JAK 02, Senin 2 Februari sekitar pukul 17.30 WIB," kata Ayu.
Ayu menambahkan, pelaku berhasil diamankan berkat kesigapan pramudi dan laporan dari korban. Ayu juga mengapresiasi keberanian penumpang yang melaporkan kejadian tersebut serta respons cepat petugas di lapangan.
"Transjakarta mengapresiasi keberanian pelanggan serta respons cepat petugas. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan menjaga barang bawaan masing-masing," ujar Ayu.
(mea/dhn)


















































