Viral Loker Palsu di Kebayoran Lama Jaksel, Polisi Selidiki

4 days ago 3
Jakarta -

Sebuah perusahaan di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, viral di media sosial karena diduga membuka lowongan kerja (loker) palsu. Calon pelamar dinarasikan wajib membayar sejumlah uang sebelum mulai bekerja.

Pihak Polsek Kebayoran Lama menyebut telah menerima aduan dari warga. Kini polisi tengah menyelidiki kasus tersebut.

"Kan ada dua WA (aduan). Yang pertama, itu PT-nya tidak terdaftar. Nah, saat ini PT yang utamanya, yang Sancara itu, sedang kami dalami, lagi pemeriksaan," kata Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Seala Syah Alam dalam jumpa pers di Mapolsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seala mengatakan polisi telah berkomunikasi dengan pihak Online Single Submission (OSS) dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi. Selain itu, dia memastikan perusahaan yang bergerak di bidang alih daya (outsourcing) ini berbeda dengan perkara yang ada di Pasar Minggu.

"Karena kan sekarang one gate system ya, satu pintu melalui OSS itu, Online Single Submission. Jadi kami bersurat ke OSS, ke Kemenkumham ya, Kemenkum, untuk meminta data-data perusahaan tersebut. Yang Pasar Minggu beda," jelasnya.

Seala menyampaikan sejauh ini sudah ada dua korban yang mengadu. Para korban diminta menyetorkan sejumlah uang sebelum diizinkan keluar dari kantor.

"Untuk korbannya saat ini sejauh ini sudah ada dua. Tapi baru satu yang datang untuk diperiksa. Nanti lebih lanjut pasti kami sampaikan. Mintanya itu Rp 1,6 juta. Jika tidak diberikan uang Rp 1,6 juta, tidak boleh keluar dari kantor tersebut," ucapnya.

Seala menambahkan, sejak laporan tersebut masuk, polisi langsung bergerak mengecek lokasi yang dimaksud. Saat ini kantor tersebut sudah tidak beroperasi.

"Iya. Jadi semenjak viral, kami langsung mendatangi kantor tersebut. Nah, saat ini kantor langsung tutup. Bisa dicek langsung ke Bungur, kan dekat," katanya.

(tsy/isa)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |