Tolak Angin Gandeng Nicholas Saputra Jadi BA-Perkuat Riset Produk

3 hours ago 3

Jakarta - PT Industri Jamu Ddan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) resmi menggandeng aktor ternama Indonesia, Nicholas Saputra sebagai Brand Ambassador (BA) Tolak Angin. Keputusan itu merupakan bagian dari inovasi Sido Muncul dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 tahun.

Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat mengatakan keputusan itu juga dipilih karena Nicholas Saputra dinilai sebagai sosok modern, cerdas, aktif, dan memiliki citra positif yang selaras dengan nilai brand Tolak Angin. Nicholas Saputra juga dipercaya untuk membintangi iklan Talak Angin dengan mengusung tema 'Dari Indonesia untuk Dunia'.

Tema tersebut menceritakan perjalanan Sido Muncul melalui produk Tolak Angin yang telah dipercaya lintas generasi dan kini dikenal di pasar internasional.

"Kali ini kita meluncurkan iklan Tolak Angin dengan bintang iklannya Nicholas Saputra," kata Irwan Hidayat di acara New Commercial and Brand Ambassador Launch di House of Jamu, Cipete, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Irwan mengatakan kehadiran Nicholas Saputra juga bertujuan untuk mendorong anak-anak muda mengonsumsi produk jamu yang khasiatnya teruji secara ilmiah. Apalagi, saat ini Sido Muncul tengah gencar melakukan riset untuk memastikan setiap produknya memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan secara ilmiah.

"Jadi mewakili generasi supaya generasi-generasi anak-anak sekarang itu juga memahami nanti isi dari pesan daripada iklan ini. Dan salah satu yang ingin saya jelaskan pada siang hari ini yaitu Sido Muncul akan berkonsentrasi kepada riset. 75 tahun kami akan melakukan riset dengan intensif," tuturnya.

Dia salah satu bentuk keseriusan Sido Muncul dalam menjalankan riset yakni dengan menghadirkan laboratorium farmakologi. Sido Muncul melengkapi laboratorium tersebut dengan sejumlah alat-alat uji modern dan sumber daya manusia yang berkompeten.

"Kami tahu caranya (untuk melakukan riset) dan kami tuh punya fasilitas lengkap. Salah satu laboratorium farmakologi," jelasnya.

Tolak Angin Gandeng Nicholas Saputra Jadi BA-Perkuat Riset ProdukFoto: Dea Duta Aulia

Sido Muncul pun memastikan bakal mempublikasi setiap hasil riset yang ditemukan. Langkah itu sebagai upaya pembuktian khasiat produk Sido Muncul berdasarkan riset ilmiah. Adapun nantinya hasil riset akan dipublikasikan di SidoHerbalPedia.

"Dalam beberapa bulan, setahun kami akan mendapatkan riset hasil, bukti-bukti ilmiah terhadap produk-produk kami dan produk-produk jamu. Jadi nanti SidoHerbalPedia ini tuh ruang pengembangan ini sudah ada, kami sudah melakukan. Jadi kalau kami nanti melakukan riset ini, kami akan segera mendapatkan hasil bukti yang penting itu bukti produk ini manjur atau tidak manjur," tuturnya.

Dia menjelaskan langkah ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Indonesia yang sedang mendorong obat herbal Indonesia dikembangkan secara riset.

"Nanti kami dengan cara orientasinya berbasis kepada riset ini, mudah-mudahan nanti akan memberikan dampak, yaitu apa? Memberikan dampak kepada obat-obat herbal di Indonesia ini. Karena seperti kita ketahui ya, pemerintah tuh ingin sekali supaya obat-obat herbal ini dikembangkan," jelasnya.

Dia menjelaskan lewat riset diharapkan khasiat jamu tidak hanya berdasarkan pengalaman saja. Namun juga harus memiliki dasar ilmiah yang jelas. Selain itu, Sido Muncul juga bakal mengembangkan food supplement untuk sejumlah penyakit.

"Kami ingin membuat produk-produk yang berbasis bukti, bukan berbasis pengalaman saja. Ini penelitian, penelitian tentang khasiat, tentang misalnya untuk obat ini apa untuk kolesterol, kencing manis.Kami juga akan berusaha untuk menjadi food supplement untuk cancer," ungkapnya.

Angkat Tema Iklan Perjalanan Tolak Angin

Sementara itu, Direktur Marketing Sido Muncul, Maria Reviani Hidayat mengatakan dalam iklan terbaru, Nicholas Saputra bakal menceritakan perjalanan Tolak Angin. Iklan tersebut juga bercerita bagaimana Sido Muncul memastikan setiap bahan baku yang digunakan berkualitas tinggi.

"Jadi iklan ini menceritakan tentang perjalanan Nicholas Saputra dalam mencari tahu tentang produk Tolak Angin ini. Jadi dia ke pabrik, nanti dia lihat bagaimana kita memilih bahan bakunya, pembuatannya, research-nya," kata Maria.

Selain bercerita sedikit terkait isi iklan, Maria juga bercerita bagaimana Nicholas Saputra akhirnya memutuskan untuk menerima sebagai BA Tolak Angin.

Menurutnya, Nicholas Saputra merupakan artis yang cukup selektif dalam menerima tawaran BA. Nicholas Saputra hanya mau menerima BA produk yang secara khasiat teruji ilmiah.

Tolak Angin Gandeng Nicholas Saputra Jadi BA-Perkuat Riset ProdukFoto: Dea Duta Aulia

"Jadi waktu kita melamar, Nicholas Saputra sebagai brand ambassador, Nicholas ini ternyata sangat kritis dalam memilih brand yang akan diwakili. Kebetulan Nicholas juga minum Tolak Angin, ternyata minum Tolak Angin Flu," ungkapnya.

Jurnalis Senior sekaligus Brand Ambassador Tolak Angin, Andy F Noya pun turut menyambut baik upaya Sido Muncul yang mengedepankan riset dalam setiap produknya. Menurutnya, lewat riset bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sebuah produk.

"Kenapa Sido Muncul sampai hari ini sebagai industri jamu yang dulu dianggap tradisional bisa berkembang seperti saat ini? Karena adanya kekuatan riset tadi," ujar Andy.

Menurutnya, hal itu juga sejalan dengan kepribadian Nicholas Saputra yang memiliki integritas dan kredibilitas tersendiri.

"Nah, di sini sebenarnya kekuatan dari Sido Muncul dan dipercaya oleh Nicholas Saputra yang sangat pemilih. Itu kita harus tahu. Pribadinya Nicholas Saputra itu seperti itu. Dan orang yang punya integritas, punya kredibilitas, tidak mau berperan dalam film-film yang justru nanti akan merugikan masyarakat. Jadi saya yakin atau semakin yakin dengan apa yang disampaikan Pak Irwan Hidayat dan tentu saja oleh manajemen bahwa kekuatan Sido Muncul adalah riset," tuturnya.

"Riset ini sebenarnya adalah adaptif terhadap situasi dan kondisi. Jadi bagaimana beradaptasi terhadap perkembangan zaman, di mana dulu kearifan lokal menjadi kekuatan, tapi hari ini tidak cukup. Karena harus dibuktikan dengan sains bahwa apa yang diyakini oleh nenek moyang kita, oleh nilai-nilai yang diberikan turun-temurun, itu bisa diuji," sambungnya.

Sementara itu, Komisaris Independen Sido Muncul, Mohammad Adib Khumaidi mengatakan langkah Sido Muncul juga sebagai upaya untuk mendukung ketahanan farmasi di Indonesia. Lewat itu diharapkan mampu memberikan dampak positif tidak hanya pada aspek kesehatan, namun juga ekonomi masyarakat.

"Inilah yang menjadi salah satu komitmen Sido Muncul dan ini adalah bagian bahwa Sido Muncul ingin bahwa ketahanan kesehatan melalui ketahanan farmasi dan obat apalagi jamu ini menjadi satu penguat untuk kemudian menjadi meningkatkan ekonomi dan kesehatan masyarakat Indonesia," kata Adib.

Respons serupa pun turut diungkapkan oleh Nicholas Saputra. Menurutnya, setiap produk yang dihadirkan Sido Muncul seperti Tolak Angin sudah memiliki dasar ilmiah bukan hanya sebatas pengalaman.

Ia menyambut baik langkah Sido Muncul menggandeng dirinya sebagai BA. Lewat langkah ini diharapkan industri jamu dalam negeri bisa terus berkembang.

"Ya, kalau saya selalu merasa bertanggung jawab tentu saja terutama kepada kualitas produk yang akan saya kerja sama dan saya melihat Tolak Angin sudah terbukti. Saya juga menggunakan Tolak Angin sudah cukup lama dan sudah menjadi bagian dari lifestyle seperti itu," ungkapnya.

Dia memastikan bakal bersama Sido Muncul untuk memperkenalkan sekaligus mengajak teman-teman untuk mengapresiasi warisan leluhur, salah satunya jamu.

"Jadi tentu saja saya dengan senang hati akan memperkenalkan atau mengajak teman-teman untuk mengapresiasi warisan leluhur kita dalam bentuk jamu, dalam bentuk yang simple yaitu Tolak Angin untuk menjadi bagian dari menjaga kesehatan tubuh kita," tutupnya.

Lihat juga Video Tolak Angin di THR Detik Ini Juga

(akd/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |