Jakarta -
Seorang pekerja renovasi Jembatan Leuwikranji, Rumpin, Kabupaten Bogor yang jatuh ke Sungai Cisadane belum ditemukan. Tim SAR gabungam hari ini melanjutkan penyisiran di Sungai Cisadane.
"Korban belum ditemukan. Kami kerahkan personil dari Unit Siaga SAR Bogor bersama unsur SAR gabungan, melakukan upaya pencarian terhadap korban," kata Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika dalam keterangan tertulis, Senin (2/2/2026).
Desiana mengatakan, pencarian hari ini dilakukan dengan menyisir Sungai Cisadane menggunakan perahu karet, sejauh 5 kilometer dari titik awal kejadian. Penyisiran juga dilakukan melalui darat di sepanjang bantaran sungai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Upaya pencarian akan dilakukan dengan penyisiran menggunakan perahu karet dan rafting, hingga radius 5 kilometer dari lokasi kejadian. Pencarian juga dilakukan dengan melakukan pemantauan secara visual melalui jalur darat di sepanjang bantaran Sungai Cisadane hingga radius 5 kilometer dari lokasi kejadian," kata Desiana yang juga koordinator misi operasi SAR.
"Personel SAR gabungan dikerahkan dalam pencarian terhadap korban diantaranya terdiri dari Unit Siaga SAR Bogor, BPBD Kab.Bogor, Diskominfo, Damkar Kab.Bogor, dan masyarakat," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang pegawai perbaikan atau renovasi Jembatan Leuwiranji jatuh ke Sungai Cisadane Rumpin, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Korban terjatuh usai terpeleset saat mengecek kondisi baut pada konstruksi jembatan.
"Telah terjadi jatuh atau terpeleset ke sungai satu orang pekerja atas nama Prangki (25), yang bersangkutan pekerja renovasi Jembatan Leuwiranji," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Muhamad Adam Hamdani, Minggu (1/2/2026).
Adam menyebutkan, peristiwa terjadi ketika korban sedang mengecek kondisi baut pada Jembatan Leuwiranji sekitar pukul 20.00 WIB. Saat berada di bagian atas konstruksi jembatan, korban terpeleset dan terjatuh ke Sungai Cisadane.
"Kejadian pada saat korban sedang pengecekan baut-baut, tiba-tiba terpeleset (lalu jatuh) ke Sungai Cisadane. Kejadian hari ini pukul 20.00 WIB," kata Adam.
(sol/mea)


















































