Terbaru: 7 WNI Ditangkap Israel, Kemlu Siapkan Langkah Perlindungan

4 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Luang Negeri (Kemenlu) RI memberikan kabar terkini mengenai penangkapan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap oleh militer Israel di dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0.

Kemenlu mencatat. berdasarkan informasi terkini, tepatnya pada 19.50 WIB, jumlah WNI yang ditangkap Israel telah bertambah, menjadi sebanyak 7 (tujuh) WNI dari total 9 (sembilan) WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang tergabung dalam misi GSF 2.0.

Sementara itu, 2 (dua) WNI lainnya diketahui masih berada dalam kapal Kasr 1 Sadabat.

"Situasi di lapangan masih sangat dinamis. Kedua WNI yang masih berlayar tersebut tetap berada dalam kondisi rawan dan sewaktu-waktu dapat mengalami intersepsi atau penangkapan oleh militer Israel," terang Juru Bocara Kemenlu RI Vahd Nabyl Achmad Mulachela, Selasa malam (19/5/2026).

Saat ini, kata Vahd Nabyl Achmad, perwakilan RI terkait dalam posisi siaga penuh untuk segera menindaklanjuti setiap perkembangan di lapangan.

"Kementerian Luar Negeri melalui Perwakilan RI akan terus memantau situasi, melakukan verifikasi posisi dan kondisi para WNI, serta menyiapkan langkah-langkah pelindungan yang dibutuhkan," tegas dia.

Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, sembilan WNI yang berlayar, yakni Thoudy Badai (jurnalis), Andre Prasetyo (jurnalis), Andi Angga (aktivis kemanusiaan), Rahendro Herubowo (jurnalis), dan Bambang Nuryono (jurnalis), Hendro Prasetyo (aktivis kemanusiaan), As'ad Aras (aktivis kemanusiaan), Herman Budianto (aktivis kemanusiaan), Ronggo Wirasanu (aktivis kemanusiaan).

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |