STIK Bakal Jadi Universitas Kepolisian, Polri Targetkan Warga Bisa Daftar

2 hours ago 3

Jakarta -

Polri tengah merancang untuk mengembangkan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) menjadi Universitas Kepolisian. Langkah ini dilakukan agar sarana pendidikan Polri dapat diakses masyarakat.

"Bapak Kapolri tadi mengingatkan tentang bagaimana proyeksi ke depan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian harus beradaptasi dan mengembangkan diri melalui Universitas Kepolisian yang saat ini sedang kita bahas untuk dapat mengakomodir tidak hanya polisi, tetapi seluruh elemen masyarakat yang ingin mengenyam ilmu dan berkaitan dengan masalah-masalah keamanan bisa belajar di lembaga ini," kata Kalemdiklat Polri Komjen Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak seusai acara wisuda di STIK, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2026).

Panca menyebut pesan Jenderal Sigit bahwa STIK tidak hanya menjadi tempat belajar berbagai macam ilmu kepolisian. Namun juga menjadi tempat untuk memecahkan masalah sosial.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tetapi menjadi sarana untuk menjadi alat untuk memahami berbagai permasalahan sosial melalui pendekatan ilmu yang mereka pelajari. Kemudian tadi Bapak Kapolri juga mengingatkan pentingnya untuk Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian terus beradaptasi dengan kebutuhan akan SDM Polri unggul sesuai dengan jenjang pendidikan yang diajarkan di lembaga ini," ungkap dia.

Pada kesempatan yang sama, Ketua STIK Lemdiklat Polri Irjen Eko Rudi Sudarto mengatakan, Polri pada usia ke-80 ini diharapkan terus berbenah. Satu di antaranya berupaya mengembangkan Universitas Kepolisian.

"Pak Kapolri, Pak Listyo Sigit, tiga tahun yang lalu sudah men-declare ketika juga Dies Natalis di tiga tahun yang lalu untuk bisa Polri ini, STIK ini, berkembang menjadi Universitas Kepolisian. Dengan Universitas Kepolisian tentu harapannya banyak lagi masukan-masukan, karena ilmu itu tidak bersifat eksklusif. Ilmu itu harus inklusif, semua," kata Eko.

Eko mengatakan, dalam program doktoral banyak mahasiswa yang bukan dari Polri. Banyak peserta didik, kata Eko, punya tujuan soal mencerdaskan masyarakat melalui Polri.

"Terakhir kami juga minta dari masyarakat untuk supaya memberikan feeding masukan kepada kita. Ternyata kalau hasil didik STIK itu masih quote and quote banyak tadi deviasi. Ada tiga hal yang dididik di sini: etika, logika, dan rasa. Logikanya mungkin cerdas, emosionalnya bagus, tetapi rasanya nanti kalau di luar masih ada pelanggaran, nah itu lembaga pendidikan menjadi salah satu lembaga yang bertanggung jawab terhadap modal tadi," jelas Eko.

Pada 2023, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) akan menjadi Universitas Kepolisian Indonesia. Jenderal Sigit menyebut STIK telah mendapat surat rekomendasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terkait hal itu.

"Saya juga mengucapkan terima kasih juga kepada Kalemdiklat dan ketua STIK beserta guru besar dan dosen dalam kurun waktu beberapa lama ini telah mendapatkan surat rekomendasi dari Kemendikbud untuk membentuk atau mengembangkan STIK menjadi Universitas Kepolisian Indonesia," kata Sigit dalam sambutan saat menghadiri wisuda STIK, 21 Juni 2023.

Jenderal Sigit menyebut Universitas Kepolisian Indonesia itu memiliki sejumlah program studi yang juga bisa diikuti oleh masyarakat umum. Dia berharap Universitas Kepolisian Indonesia bisa menjadi kampus unggulan masa depan.

Simak juga Video 'Calon Taruna Akpol 2025 Unjuk Gigi Berbahasa Asing':

(tsy/ygs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |