Soal Bos OJK dan BEI Mundur, Purbaya: Mereka Harus Tanggung Jawab

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menganggap, jatuhnya IHSG pada bulan lalu merupakan tanggung jawab Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar dan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman.

Oleh sebab itu, ia menilai, langkah kedua pejabat itu dengan mengundurkan diri sudah benar. Iman mundur lebih awal pada Jumat pagi (30/1/2026), diikuti dengan mundurnya Mahendra pada Jumat malam hingga mundurnya Wakil Ketua OJK Mirza Adityaswara.

"Ketika pasar mengalami koreksi yang dalam, mereka harus bertanggung jawab," kata Purbaya dalam agenda Indonesia Economic Summit di Shangri La Hotel, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Sebagaimana diketahui, pada akhir bulan lalu, IHSG sembat ambruk hingga minus 8% ke level 7.480. Momen itu, kata Purbaya, tak terlepas dari pengabaian otoritas bursa terhadap peringatan MSCI untuk menegakkan transparansi dan menyingkirkan saham-saham gorengan.

"Karena kita tahu mereka tidak merespons tuntutan MSCI dengan semestinya. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga bertanggung jawab mengawasi pasar dan bursa," ucap Purbaya.

"Jadi keduanya bertanggung jawab, termasuk ketua OJK. Bagi saya, ini pertanda baik, artinya mereka menyadari telah melakukan kesalahan dan bersedia bertanggung jawab," paparnya.

Purbaya menilai, selama ini tingkat ketidaktransparanan di pasar saham cukup besar. Beberapa bulan lalu ia mengaku sudah meminta manajemen bursa saham untuk membersihkan praktik saham gorengan di pasar, yaitu manipulasi harga saham.

"Tetapi mereka tidak melakukan apa pun. Karena itu, bagi saya, peringatan dari MSCI justru merupakan hal yang baik, karena saya bisa menggunakan peringatan tersebut untuk memperbaiki praktik pasar menjadi lebih baik," ucap Purbaya.

Oleh sebab itu, ia memastikan ke depan pemerintah akan memenuhi seluruh persyaratan MSCI, termasuk soal transparansi pasar.

Sebagai Menteri Keuangan, ia mengakui memang tidak terlalu terlibat langsung dalam operasional bursa, tetapi ia akan fokus memastikan ekonomi bergerak ke arah yang benar.

"Kami memastikan belanja pemerintah cukup besar pada kuartal pertama dan kedua, dilakukan tepat waktu, serta memastikan likuiditas di pasar mencukupi dan iklim usaha terus membaik," ujarnya.

(arj/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |