Satgas Saber Pangan Polres Jakbar Sidak Pasar di Kebon Jeruk, Ini Hasilnya

3 hours ago 4

Jakarta -

Petugas gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional Pos Pengumben, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Langkah ini dilakukan untuk mengecek harga dan ketersediaan 14 bahan pokok saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri 2026.

Sidak dilakukan oleh Satgas Saber Pangan gabungan dari Unit Krimsus Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat bersama Polda Metro Jaya, Sudin KPKP, Sudin PPKUKM, dan Perum Bulog. Kegiatan pengawasan ini dipimpin oleh Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Barat AKP Edi Budi Wibowo didampingi Kasubnit Ekonomi Ipda Muhammad Nico Saputra.

AKP Edi menyampaikan dari hasil pengecekan di lokasi, ditemukan ada sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan cukup signifikan, melebihi batas harga eceran tertinggi (HET).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari hasil pengecekan di lapangan, tim menemukan beberapa komoditas mengalami kenaikan harga cukup signifikan dan berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Pemerintah (HAP)," ujar AKP Edi Budi Wibowo, Kamis (19/2/2026).

Satgas Saber Pangan Polres Jakbar mengecek harga dan ketersediaan 14 komoditi di pasar tradisional Pos Pengumben, Kamis (19/2/2026).Satgas Saber Pangan Polres Jakbar mengecek harga dan ketersediaan 14 komoditi di pasar tradisional Pos Pengumben, Kamis (19/2/2026). Foto: dok. Istimewa

Salah satunya, cabai rawit merah tercatat dijual di kisaran Rp 80 ribu-Rp 120 ribu per kilogram di tingkat pengecer. Sementara daging ayam negeri berada di kisaran Rp 45.000 hingga Rp50.000 per kilogram.

Sementara Minyakita dijual Rp 16.000 hingga Rp18.500 per liter. Hasil pemantauan, Minyakita sulit ditemukan di sejumlah lapak pedagang.

Selain itu, komoditas lain seperti bawang merah, bawang putih, cabai keriting merah, telur, gula, kedelai, dan cabai merah besar juga mengalami kenaikan harga, dengan beberapa di antaranya sudah melampaui ketentuan HET dan HAP.

"Adapun bahan pokok yang masih relatif stabil dan sesuai ketentuan yakni beras medium, beras premium, serta daging sapi," imbuhnya.

AKP Edi Budi Wibowo menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan.

"Pihaknya akan terus melakukan pengawasan rutin guna mengantisipasi adanya praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat," lanjutnya.

Selama pemantauan kegiatan berlangsung kondusif. Turut hadir dalam kegiatan tersebut AKP I Dewa Gede Ady Sugiharta, AKP Gerhana Evriliansyah, Novy Christine Palit (Kasudin KPKP Jakbar), Muklis (Kepala Pasar Pos Pengumben), Fitri Widya (Sudin KPKP Provinsi), Hermansyah (Sudin PPKUKM), serta Arif Pujilaksono dari Perum Bulog.

(mea/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |