Jakarta -
Kementerian Sosial bersama Kementerian Pertahanan memperkuat pendidikan karakter dan kedisiplinan siswa Sekolah Rakyat. Langkah itu dilakukan melalui program pengabdian Kadet Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI).
Sebanyak 1.289 kadet Unhan direncanakan mengabdi di Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia pada 12-24 Oktober 202. Mereka akan didampingi 236 pengasuh sehingga total personel yang terlibat sebanyak 1.525 orang.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya Kemensos memperkuat penyelenggaraan Sekolah Rakyat, khususnya dalam membentuk karakter dan kedisiplinan siswa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita memerlukan role model yang bisa jadi contoh bagi siswa Sekolah Rakyat yang datang dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda. Lebih-lebih anak-anak kita ini, adalah siswa 'istimewa' dengan beragam kemampuan, (dan) beragam kebiasaan," kata Gus Ipul dalam keterangannya, Kamis (17/9/2026).
Hal tersebut disampaikannya saat bertemu jajaran perwakilan Unhan RI di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026). Mensos turut didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.
Gus Ipul mengungkapkan perekrutan siswa Sekolah Rakyat tidak melalui tes akademik. Penjangkauan siswa dilakukan berdasarkan desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Ia menambahkan, hal tersebut membuat siswa yang mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat memiliki kemampuan dan kebiasaan yang beragam. Karena itu, penguatan kedisiplinan perlu dilakukan secara terus-menerus dan berkelanjutan sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.
Gus Ipul berharap para kadet Unhan dapat menjadi kakak asuh bagi siswa Sekolah Rakyat. Adapun nantinya para kadet akan hadir selama dua pekan sebagai sahabat belajar, teladan, sekaligus pendamping kegiatan siswa.
Para kadet juga akan mendampingi penguatan karakter yang mencakup penanaman disiplin, tanggung jawab, kemandirian, kepemimpinan, dan cinta tanah air. Pendampingan dilakukan melalui keteladanan dan kegiatan ramah anak, tanpa kekerasan fisik maupun seksual, perundungan (bullying), serta tanpa intoleransi.
Selain penguatan karakter, kadet Unhan juga akan menjadi role model belajar bagi siswa untuk mencapai cita-cita.
"Kita berharap kadet Unhan menjadi role model belajar untuk mencapai cita-cita. Membantu pembelajaran, keterampilan komunikasi, serta kelas inspirasi agar siswa lebih percaya diri dan berani merancang masa depan," jelas Gus Ipul.
Gus Ipul menjelaskan kegiatan ini juga memberikan peluang bagi siswa Sekolah Rakyat yang memiliki minat dan bakat untuk melanjutkan pendidikan di Unhan. Mereka akan mendapatkan pendampingan dan bimbingan untuk mempersiapkan diri memenuhi persyaratan masuk Unhan.
"Bagi siswa yang memang berminat, akan dilakukan pendampingan, bimbingan, agar nanti pada saatnya bisa memenuhi syarat sebagai mahasiswa Unhan. Karena tentu kalau menjadi mahasiswa Unhan, memerlukan syarat-syarat yang harus dipenuhi," papar Gus Ipul.
Sementara itu, Rektor Unhan RI Dr. Anton Nugroho mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian Unhan dalam mendukung pendidikan di Sekolah Rakyat. Pelaksanaannya dilakukan atas perintah Menteri Pertahanan.
"Kegiatan pengabdian kadet Unhan direncanakan 12-24 Oktober 2026, akan melibatkan 1.289 kadet Unhan dan 236 pengasuh," jelas Anton.
Dalam kegiatan tersebut, para kadet akan memberikan sejumlah materi pendidikan karakter, antara lain etika dalam bersikap, berbicara dan bertindak, tata cara berpakaian seragam dan berpenampilan rapi, Peraturan Urusan Dalam (PUD), penataan pakaian dalam lemari, kepemimpinan, serta motivasi diri.
Siswa juga akan mendapatkan pembekalan mengenai wawasan nusantara, bela negara, cinta tanah air, sejarah perjuangan bangsa Indonesia, serta keterampilan kepramukaan.
"Semua materi itu bersifat dasar dan harapan kami bisa memotivasi para siswa Sekolah Rakyat ini dan mereka bisa tampil percaya diri, disiplin, dan kita harapkan nanti menjadi generasi penerus kita di masa yang akan dating," pungkasnya.
Sebagai informasi, hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, Staf Ahli Menteri Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial Afrizon Tanjung, Wakil Rektor I Unhan Mayjen TNI Priyanto, Wakil Rektor II Marsekal Muda TNI Yusran Lubis, dan Kepala Lembaga Pengembangan Pertahanan Negara (LPPN) Unhan Mayjen TNI Endro Satoto.
Lihat juga Video: Gus Ipul Pantau Sekolah Rakyat Sulsel, Fasilitas Pendidikan hingga Asrama
(anl/ega)


















































