Prabowo Tiba-tiba Minta Maaf, Resmi Mundur dari Jabatan Ini

8 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI). Momen tersebut berlangsung di tengah suasana penuh penghormatan terhadap perjalanan panjangnya di organisasi pencak silat nasional.

"Saya menyatakan di sini mohon diri, minta maaf saya tidak bersedia untuk dicalonkan kembali," kata Prabowo dalam Munas XVI Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), Sabtu (11/4/2026).

Keputusan ini sekaligus menandai berakhirnya kepemimpinan panjangnya di Ikatan Pencak Silat Indonesia yang telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade. Ia menegaskan bahwa regenerasi menjadi hal penting agar organisasi tetap berkembang ke depan.

"Saya yakin sudah ada generasi penerus yang pantas untuk meneruskan tongkat kepemimpinan di IPSI," ujarnya.

Meski demikian, Prabowo juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan sepenuhnya meninggalkan dunia pencak silat. Ia memastikan akan tetap memberikan dukungan terhadap organisasi, baik dalam kapasitas formal maupun tidak.

"Pasti saya akan dukung PB IPSI ke depan saudara-saudara sekalian," kata Prabowo.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan permohonan maaf atas target besar yang belum tercapai selama masa kepemimpinannya.

"Saya minta maaf saya belum berhasil membawa pencak silat ke Olimpiade," ujarnya.

Meski demikian, ia optimistis target tersebut bisa diwujudkan oleh kepemimpinan selanjutnya. Ia juga menegaskan bahwa pencak silat tetap memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global.

"Saya yakin pengganti saya nanti akan berhasil membawa ke Olimpiade," kata Prabowo.

Di akhir acara, Prabowo secara resmi membuka Musyawarah Nasional IPSI sebagai bagian dari transisi kepemimpinan organisasi.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya secara resmi membuka Musyawarah Nasional ke-16 Ikatan Pencak Silat Indonesia," katanya.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |