Prabowo Blak-blakan Masalah Lama RI, Minta Warga Lakukan Ini

7 hours ago 8

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti persoalan mentalitas bangsa. Ia mengaitkan hal tersebut dengan pentingnya menjaga budaya asli Indonesia, termasuk pencak silat.

Prabowo menekankan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan bagian dari identitas bangsa yang harus dijaga. Kekuatan sebuah negara sangat ditentukan oleh kualitas rakyatnya, baik secara fisik maupun mental.

"Kemerdekaan suatu bangsa ditentukan oleh semangat rakyatnya," katanya dalam pidatonya di Munas XVI Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI).

Ia menjelaskan bahwa semangat tersebut berakar dari kemampuan individu dalam menjaga diri, keluarga, hingga masyarakat secara luas. Kekuatan itu tidak hanya fisik, tetapi juga mencakup aspek spiritual dan moral.

"Tiap anak bangsa harus kuat, kuat fisiknya, kuat jiwanya, kuat imannya, kuat akhlaknya," ujarnya.

Mengagungkan Budaya Asing

Prabowo lalu menyinggung fenomena yang sempat terjadi di Indonesia, di mana kelompok terdidik cenderung mengagungkan hal-hal yang berasal dari luar negeri.

Ia menilai kondisi tersebut berdampak pada melemahnya rasa percaya diri sebagai bangsa.

"Terjadi suatu sifat rendah diri, inferiority complex," kata Prabowo.

Kecenderungan tersebut membuat sebagian masyarakat lebih bangga terhadap produk asing dibandingkan karya sendiri. Dalam konteks itu, ia menyebut Ikatan Pencak Silat Indonesia sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga jati diri bangsa.

"IPSI adalah salah satu tonggak yang sangat penting," ujarnya.

Di akhir pidatonya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus mendukung perjalanannya di organisasi tersebut.

"Saya terima kasih, saya bangga sekian tahun saudara tetap mendukung saya," tutupnya.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |