Polri Siapkan Helikopter hingga Drone untuk Padamkan Karhutla

9 hours ago 1
Jakarta -

Polri menyiapkan sejumlah peralatan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Peralatan yang disiapkan di antaranya helikopter untuk operasi water bombing hingga sepeda motor yang dimodifikasi khusus guna menjangkau daerah sulit.

"Kami dari Polri menyiagakan dua unit helikopter yang bisa digunakan untuk water bombing. Bapak Kapolri juga menyampaikan, daerah-daerah yang sulit dijangkau coba dimodifikasi. Nah, ini contoh modifikasi kendaraan roda dua yang seharusnya digunakan untuk Bhabinkamtibmas," jelas Karobinops Stamaops Polri Brigjen Auliansyah Lubis dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Minggu (23/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khusus untuk sepeda motor yang dimodifikasi, Auliansyah menyebut hal tersebut merupakan instruksi langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar petugas dapat menjangkau titik lokasi yang sulit diakses.

"Ini di pabrik tidak ada, jadi ini hasil modifikasi. Ini perintah langsung Bapak Kapolri, 'coba kendaraan yang kita punya dimodifikasi agar bisa mencapai daerah-daerah yang sulit terjangkau'. Ini sangat berguna bagi rekan-rekan di lapangan untuk memadamkan api langsung di pusat titik api," katanya.

Auliansyah menjelaskan, pihaknya juga menyiagakan baju tahan panas hingga drone pemadam api. "Kemudian kami siapkan juga breathing apparatus, baju tahan panas, serta kendaraan taktis SAR Karhutla berkapasitas 2.500 liter air dan 250 liter foam," ujar Auliansyah.

"Kami juga ada modifikasi drone fire suppression. Drone tersebut bisa terbang membawa delapan bola pemadam untuk ditembakkan ke titik api. Jadi begitu terpantau ada titik api, drone akan menembakkan bola tersebut agar api bisa segera padam," sambungnya.

Polri turut menyiagakan kekuatan personel secara nasional beserta pompa air portabel untuk membantu proses pemadaman. Total ada lebih dari 71 ribu personel yang dikerahkan.

"Polri menyiagakan kekuatan penuh secara nasional. Disiagakan 48.354 personel Corshabara dan 23.360 personel Korbrimob yang siap digerakkan kapan pun dibutuhkan. Peralatan yang kita siapkan juga mencakup ratusan unit pompa air portabel karena kebakaran tidak hanya terjadi di dekat pemukiman," jelasnya.

72 Orang Tersangka

Sebelumnya, sebanyak 72 orang telah ditetapkan sebagai tersangka karhutla yang tersebar di sembilan polda. Polri kemudian melakukan asistensi untuk memastikan proses penyelidikan dan penyidikan berjalan maksimal.

Puluhan laporan polisi tersebut tersebar di Polda Riau, Polda Kalbar, Polda Sumsel, Polda Jambi, Polda Kalteng, Polda Kalsel, Polda Kaltim, Polda Aceh, dan Polda Kaltara.

"Sembilan polda ini telah melaksanakan proses penyelidikan dan penyidikan dengan jumlah tersangka perorangan yang sudah ditetapkan sebanyak 72 orang. Proses penyidikan dilakukan pada titik-titik api di lapangan setelah sebelumnya terpantau ada hotspot," kata Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Irhamni dalam jumpa pers di Mabes Polri, Minggu (23/8/2026).

Irhamni menambahkan pembakaran lahan tersebut diduga kuat disengaja oleh para pelaku. Berikut rincian tersangka karhutla:

Polda Riau: 30 Laporan Polisi, 35 orang tersangka

Polda Kalbar: 18 Laporan Polisi dari 2.282 titik api

Polda Sumsel: 15 Laporan Polisi dari 618 titik api, 17 orang tersangka

Polda Jambi: 17 Laporan Polisi dari 64 titik api, 8 orang tersangka

Polda Kalteng: 8 Laporan Polisi dari 203 titik api, 11 orang tersangka

Polda Kalsel: 3 Laporan Polisi dari 318 titik api, 2 orang tersangka

Polda Kaltim: 2 Laporan Polisi dari 243 titik api, 1 orang tersangka

Polda Aceh: 2 Laporan Polisi dari 71 titik api

Polda Kaltara: 2 Laporan Polisi dari 12 titik api

Lihat Video Panglima TNI Kirim 3 Batalyon Pasukan Atasi Karhutla

(isa/isa)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |