Polisi Tunjukkan CCTV Aktivitas Lula Lahfah Sehari Sebelum Meninggal

4 days ago 5

Jakarta -

Polisi menyampaikan perkembangan penyelidikan terkait kematian selebgram Lula Lahfah dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan. Pada kesempatan ini, polisi menunjukkan CCTV yang memperlihatkan aktivitas Lula, sehari sebelum meninggal di apartemen.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, yang membuka konferensi pers, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Lula Lahfah. Budi Hermanto juga meminta masyarakat berempati terhadap kejadian tersebut.

"Kami mengajak rekan-rekan untuk membangun simpati dan empati, karena kejadian ini juga kita harus menjaga perasaan keluarga," ujar Kombes Budi Hermanto, Jumat (30/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kesempatan konferensi pers ini, Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel AKBP Iskandarsyah menunjukkan rekaman CCTV. Rekaman CCTV tersebut memperlihatkan aktivitas Lula sehari sebelum ditemukan meninggal dunia di apartemen.

AKBP Iskandar menjelaskan awal mula mendapatkan informasi meninggalnya Lula Lahfah di sebuah apartemen yang dilaporkan oleh Bhabinkamtibmas. Polisi berkomunikasi dengan pihak apartemen, Polsek melakukan cek TKP dan identifikasi di lokasi.

"Dari hasil cek TKP kita temukan faktanya di TKP ada jenazah yang sudah kita identifikasi identitasnya dengan jelas," kata Iskandar.

Dalam penjelasannya, Iskandar juga menjelaskan soal rekaman CCTV di apartemen. Ada beberapa potongan gambar yang ditampilkan.

"Pada awalnya, satu hari sebelum kejadian penemuan jenazah, kita melihat, menemukan apakah Saudari LL ini bertemu dengan seseorang dan siapa yang bertemu dengan Saudari LL," katanya.

Polisi menunjukkan rekaman CCTV yang memperlihatkan aktivitas Lula Lahfah sebelum meninggal.Polisi menunjukkan rekaman CCTV yang memperlihatkan aktivitas Lula Lahfah sebelum meninggal. (Rumondang N/detikcom)

Sempat Pergi ke Kafe

Aktivitas itu dimulai pada awalnya, di mana Lula Lahfah bersama rekannya, VA. Dari rekaman CCTV lift terpantau Lula Lahfah dan VA keluar dari apartemen.

Selain CCTV apartemen, polisi menelusuri aktivitas lain dari Lula Lahfah sebelum ditemukan meninggal. Polisi menemukan Lula Lahfah datang ke sebuah kafe di Gunawarman, Jaksel.

"Saudari LL yang dilingkari merah ini terlihat masih dengan orang yang sama yaitu Saudari VA. Kita lihat masuk ke dalam restoran dan melakukan aktivitasnya," kata dia.

Polisi menunjukkan rekaman CCTV yang memperlihatkan aktivitas Lula Lahfah sebelum meninggal.Polisi menunjukkan rekaman CCTV yang memperlihatkan aktivitas Lula Lahfah sebelum meninggal. (Rumondang N/detikcom)

Selesai dari kafe, Lula Lahfah dan VA memasuki mobilnya. Hingga kemudian Lula Lahfah tiba kembali di apartemen pada pukul 18.42 WIB.

"Aktivitas berikutnya dari lantai tempat Saudari LL tinggal, yaitu Saudari C di sini sebagai saksi sudah kita ambil keterangan, turun dari tempat Saudari LL tinggal menuju ke basement," ungkapnya.

Iskandar menambahkan, berdasarkan bukti rekam medis dan pembayaran rumah sakit, Lula Lahfah sempat berobat di sebuah rumah sakit di Jaksel. Hal ini diperkuat keterangan C.

"Sementara Saudari LL di rumah sakit, Saudari AA yang bekerja sebagai ART turun ke bawah. Berdasarkan keterangan Saudari A terlihat mengambil titipan di lobi," katanya.

Dari CCTV di lobi, A kembali ke unit apartemen membawa bungkusan. Sesampai di unit apartemen, A menempatkan barang tersebut di satu posisi dan diikuti Lula Lahfah.

"Untuk aktivitas hari itu selesai. Hari berikutnya tidak terlihat aktivitas Saudari LL," katanya.

Seperti diketahui, Lula ditemukan meninggal di kamar apartemennya pada Jumat (23/1) malam, dalam posisi telentang di kasur berselimut putih, memakai kaus putih dan celana pendek warna hitam. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh Lula.

Polres Metro Jakarta Selatan sebelumnya menemukan obat dan surat rawat jalan di lantai 25 apartemen Lula di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru. Obat dan surat jalan itu ditemukan di dalam apartemen Lula pada Jumat (23/1) malam, pukul 18.44 WIB.

(mea/imk)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |