Jakarta -
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemanggilan terhadap Pandji Pragiwaksono terkait laporan materi stand-up comedy 'Mens Rea'. Panji akan dipanggil untuk dimintai keterangan pada Jumat pekan ini.
"Iya undangan klarifikasi untuk Jumat, 6 Februari 2026, jam 10.00 WIB," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Selasa (3/2/2026).
Dalam pemanggilan itu, Budi mengatakan bahwa Pandji dipanggil dalam kapasitas sebagai pihak yang dilaporkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya, betul (sebagai terlapor)," ungkapnya.
Diketahui, Pandji dilaporkan ke Polda Metro Jaya buntut materi stand-up comedy 'Mens Rea' yang dibawakannya. Laporan terhadap Pandji kali ini dilayangkan oleh Majelis Pesantren Salafiyah yang diwakili oleh kiai bernama Sudirman.
Laporan ini pun telah teregister dengan nomor LP/B/567/SPKT/POLDA METRO JAYA. Salah satu perwakilan Majelis Pesantren Salafiyah, Kiai Matin Syarkowi, mengungkap alasan melaporkan Pandji ke Polda Metro. Dia mengatakan Majelis Pesantren Salafiyah menilai salah satu materi yang dibawakan Pandji dalam stand-up comedy 'Mens Rea' telah menistakan agama Islam.
Matin menyebutkan materi Pandji yang dianggap menistakan agama Islam adalah mengenai narasi orang yang tidak pernah bolong salatnya alias rajin, apakah otomatis menjadi orang baik. Dia mengatakan, dalam materi stand-up comedy 'Mens Rea', Pandji menyebut tidak.
"Dalam keyakinan kami sebagai umat Islam, salat itu ada salat fardu, ada salat sunah. Orang yang rajin salat, tidak pernah meninggalkan, karena tidak pernah bolong-bolong, diyakini dia adalah orang baik. Yang menjamin baik itu nas Al-Qur'an dan Hadis," terang Matin di gedung SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (22/1).
"Lalu di mana salahnya? Pandji kemudian menyambung narasi itu dengan memperumpamakan, kalau kita yakini sebagai analogi, dengan siswa yang tidak pernah bolos. Ujung-ujungnya, kata dia, 'seperti saya, goblok'. Sehingga ini bisa atau dapat dimaknai orang yang rajin salat, belum tentu baik, dan bisa jadi goblok," lanjutnya.
Pandji juga telah dilaporkan terkait dugaan penghasutan di muka umum dan dugaan penistaan agama berkaitan dengan pernyataannya dalam acara stand-up comedy bertajuk 'Mens Rea'. Adapun dalam salah satu laporan, pelapor adalah Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah.
Pelapor menilai materi yang disampaikan Pandji membuat kegaduhan dan dapat menimbulkan perpecahan. Polda Metro Jaya sudah memeriksa sejumlah ahli dan saksi untuk menyelidiki laporan dugaan penistaan agama Pandji. Pemanggilan terhadap Pandji sudah dijadwalkan.
"Sudah dijadwalkan," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin kepada wartawan, Selasa (20/1).
(rdh/dek)


















































