Polda Banten Bersyukur Raih Tanda Kehormatan dari Prabowo di Hari Bhayangkara Ke-80

5 hours ago 3
Serang -

Polda Banten mendapat tanda kehormatan Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Polda Banten menyebut tanda kehormatan itu diberikan karena kinerja Polda Banten dalam penegakan hukum.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Ahiles Hutapea mengatakan Polda Banten berhasil mengungkap sejumlah kasus tambang ilegal serta penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi. Kasus-kasus itu disebut telah merugikan negara.

"Atas berbagai capaian tersebut, Polda Banten menerima tanda kehormatan Samkarya Nugraha Sakanti dari Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan dan prestasi dalam pelaksanaan tugas. Selain penghargaan dari Presiden RI, Polda Banten juga menerima apresiasi dari Menteri Perhubungan, Gubernur Banten, dan Ketua DPRD Provinsi Banten atas keberhasilan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026," ujar Maruli dalam keterangan tertulis, Rabu (1/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan Ditreskrimum Polda Banten juga telah mengungkap 212 kasus pencurian dari 267 laporan polisi dengan tingkat penyelesaian perkara mencapai 79%. Ditresnarkoba Polda Banten juga telah membongkar jaringan peredaran narkotika lintas provinsi dengan menyita lebih dari 73 Kg sabu, ganja, serta cartridge vape yang mengandung etomidate.

"Hingga saat ini terdapat enam unit rumah yang menjadi sasaran program, dengan dua unit telah selesai dibangun dan empat unit lainnya masih dalam proses penyelesaian. Selain itu, melalui Program Jembatan Merah Putih Presisi, sebanyak 58 dari target 65 jembatan sisanya masih dalam tahap pengerjaan," ujarnya.

Maruli mengatakan Polda Banten terus mengoptimalkan program penanaman jagung dengan potensi lahan lebih dari 3.100 hektare. Dia menyebut hasil panen telah mencapai hampir 1.200 ton.

"Hasil panen yang diserap Bulog telah mencapai hampir 1.200 ton. Sementara itu, pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga menunjukkan hasil yang melampaui target. Dari target 18 unit, hingga saat ini telah terdaftar 76 SPPG yang artinya lebih dari target," jelasnya.

Polda Banten juga terus menjalankan Program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). Program itu telah dilaksanakan sebanyak 6 gelombang dan diikuti 567 peserta.

"Pada bidang keamanan dan ketertiban masyarakat, Polda Banten berhasil menjaga situasi tetap aman selama pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Meski terjadi peningkatan volume kendaraan dan jumlah penumpang, angka kecelakaan lalu lintas berhasil ditekan hingga 58%, sementara pelanggaran lalu lintas menurun sebesar 69%," katanya.

(haf/haf)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |