Jakarta -
Dua orang mengalami luka-luka saat sedang meracik petasan jumbo yang disebut berukuran sebesar paha di Pangandaran. Ledakan petasan tersebut pun merusak sebagian atap rumah di sekitar lokasi.
Dilansir detikJabar, Anton (23) dan Udan (20) meracik petasan di Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Pangandaran, pada Jumat (6/3). Petasan yang sedang mereka buat tiba-tiba meledak dan menimbulkan dentuman keras sebanyak tiga kali.
Kapolsek Padaherang, AKP Abdurahman, mengatakan telah menerima laporan dan menurunkan anggotanya ke lokasi kejadian. Polsek juga berkoordinasi dengan Pamapta Polres Pangandaran untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kejadiannya tadi pukul 14.00 WIB siang. Kedua pemuda tersebut sedang membuat petasan. Kemungkinan karena kurangnya prosedur keamanan, terjadi ledakan yang mengakibatkan mereka mengalami luka-luka cukup serius," kata AKP Abdurahman melalui aplikasi perpesanan.
Abdurahman menyebut kedua orang itu mengalami luka serius. Mereka dilarikan ke rumah sakit di Ciamis untuk mendapatkan penanganan medis.
"Saat ini kedua korban telah dilarikan ke rumah sakit di Ciamis untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif. Melihat kondisi korban, sepertinya nyawa mereka masih bisa diselamatkan," ucapnya.
Polisi pun mengimbau masyarakat agar tidak membuat ataupun menyalakan petasan, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri. Abdurahman mengingatkan bahaya dari petasan tersebut.
"Tidak membuat, meracik, atau menyalakan petasan, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri. Hal ini sangat berbahaya karena bisa mengancam keselamatan diri sendiri maupun orang lain," katanya.
Baca selengkapnya di sini.
Lihat juga Video: Viral Pria Nyalakan Petasan Jumbo di Flyover Canguk, Ini Faktanya
(aik/dhn)


















































