Pemkot Bogor Serahkan Penyelidikan Kasus ASN Hilang di Cisadane ke Polisi

3 days ago 4

Bogor -

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menanggapi informasi yang beredar soal ASN Dinas Arsip dan Perpustakaan, Bayu Zulkarnain, yang hilang di Sungai Cisadane telah ditemukan. Dedie mengatakan pihaknya menyerahkan proses penyelidikan sepenuhnya ke aparat kepolisian.

"Jadi intinya kan kita serahkan semua kepada aparat yang berwenang ya. Semua ini kan masih dalam konteks penyelidikan dan lain-lain. Betul atau tidaknya kan perlu fakta, perlu bukti. Jadi jangan gegabah lah, begini-begini kan sensitif, masyarakat juga butuh kepastian," kata Dedie, Kamis (17/9/2026).

"Kemudian juga aparat penegak hukum juga kalau kemudian dibocorkan, bisa jadi kabur kan, gitu kan. Jadi tolong lah ya, semuanya menahan diri untuk tidak memberikan statement apa pun," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dedie juga menanggapi terkait status kepegawaian Bayu Zulkarnain sebagai ASN. Dedie menyebut masih menunggu kepastian terkait keberadaan Bayu.

"Saya sudah tanya ke Pak Sekda nih, aturan untuk ASN P3K ini seperti apa. Nah, memang ada nanti ada ketentuan tersendiri untuk misalnya kedisiplinan. Kemudian ada juga ketentuan tentang pelanggaran. Nah, tentu kalau sudah begini kan nanti kita lihat masuk kategori pelanggaran yang mana," kata Dedie.

Diberitakan sebelumnya, beredar video dengan narasi aparatur sipil negara (ASN) Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Bogor bernama Bayu Zulkarnaen (35) ditemukan di Sukabumi setelah hilang di Sungai Cisadane. Wakapolresta Bogor Kota AKBP Arie Trestiawan tegas membantah narasi tersebut.

"Belum (ditemukan), masih dalam penyelidikan," kata Arie saat dihubungi wartawan, Kamis (17/9).

Terkait beredarnya video dengan narasi ASN Bayu ditemukan, Polresta Bogor Kota sudah berkoordinasi dan memastikannya ke Polres Sukabumi. Polisi memastikan ASN Bayu belum ditemukan sampai saat ini.

"Jadi itu pihak Reskrim sudah koordinasi ke enam polsek sama di enam unit reskrim yang ada di Polresta, itu tidak ada yang mengamankan ASN atas nama Bayu," kata Kasi Humas Polresta Bogor Kota Ipda Imam saat dihubungi terpisah.

"Tadi saya sudah koordinasi dengan KBO Reskrim, koordinasi dengan Polres Sukabumi. Nah, itu juga sama, belum ada. Belum ada ditemukan atau mengamankan yang atas nama ASN Bayu tersebut. Jadi kalau untuk berita (kabar Bayu ditemukan) itu hoax," imbuhnya.

Lihat juga Video: 2 Penembak 3 ASN Jayawijaya Masuk DPO Sejak Sandera Pilot Susi Air

(sol/mea)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |