Nelangsa Caddy Golf di Tangerang Luka-luka Dianiaya

5 hours ago 3
Jakarta -

Malang nasib seorang wanita yang berprofesi sebagai caddy golf atau pramugolf di sebuah lapangan golf di Kelapa Indah, Kota Tangerang, Banten. Ia menjadi korban penganiayaan dan mengalami sejumlah luka.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (23/6/2026) malam. Berdasarkan visum yang dilakukan, korban mengalami sejumlah luka di kepala hingga wajah akibat dianiaya pelaku.

Berdasarkan penyelidikan sementara, diduga penganiayaan terjadi karena persoalan pribadi antara pelaku dan korban. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Polres Metro Tangerang Kota melalui Satreskrim saat ini tengah menangani perkara dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan lapangan Golf Modern Land, Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang," kata Plt Kasi Humas Polres Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan, dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).

"Adapun korban mengalami beberapa luka, di antaranya luka robek pada kepala, luka lebam di bagian kening, pipi, dan bibir akibat dugaan tindak kekerasan yang dilaporkan," ujarnya.

Iwan menambahkan sempat ada upaya penyelesaian secara musyawarah antara kedua belah pihak. Meski demikian, kata dia, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

"Meski diketahui sempat terdapat upaya penyelesaian secara musyawarah antara kedua belah pihak, Polres Metro Tangerang Kota tetap melakukan proses penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Setiap laporan masyarakat yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana akan ditangani secara profesional, proporsional, dan transparan," jelasnya.

Dugaan Pemicu Penganiayaan

Polisi menyelidiki kasus penganiayaan wanita caddy golf hingga babak belur tersebut. Polisi mengungkap penganiayaan diduga dipicu masalah pribadi.

"Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, insiden diduga dipicu persoalan pribadi antara korban dan terlapor yang memiliki hubungan khusus," kata Plt Kasi Humas Polres Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan, dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6/2026).

Polisi sudah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV di lokasi kejadian. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan.

"Berdasarkan hasil penyelidikan awal, penyidik juga telah mengamankan rekaman CCTV yang memperlihatkan rangkaian kejadian saat peristiwa berlangsung. Rekaman tersebut menjadi salah satu alat bukti penting yang saat ini sedang dianalisis untuk kepentingan pembuktian," jelasnya.

Saksikan Live DetikPagi:

(azh/fas)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |