Jakarta -
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul bertemu dengan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Marsekal Madya TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Rabu (11/3).
Pertemuan ini membahas rencana transisi pengelolaan Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Utama Kalibata dari Kemensos ke Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Gus Ipul menyampaikan target proses transisi akan selesai pada bulan April. Dalam kesempatan ini, ia didampingi Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos, Mira Riyati Kurniasih.
"Secara yuridis sama teknis silahkan, target 1 April diserahkan. Tapi dokumennya bisa kita serahkan sebelum April, (bulan) puasa ini juga boleh," kata Gus Ipul dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kemenhan terkait proses transisi ini. Selama proses pemindahan dan penyusunan regulasi, Kemensos akan membentuk tim transisi dan tetap mendukung pengelolaan dengan melibatkan Sumber Daya Manusia (SDM) serta pembiayaan untuk pemeliharaan dan lain sebagainya.
"Jadi tanggal 1 April itu, operasional sudah di Kemenhan. Nah sambil kita back-up, karena kita masih ada SDM sama pembiayaan, pembiayaan untuk pemeliharaan dan segala macam kita back up, sampai benar-benar Kemenhan sudah ada anggarannya," ujar Gus Ipul.
Saat ini, terdapat 216 Makam Pahlawan Nasional (MPN) di TMPN Utama Kalibata. Pengalihan pengelolaan ke Kemenhan merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto, untuk memperkuat pemeliharaan hingga pengawasan terhadap keaslian dan penghormatan sesuai dengan nilai kebangsaan.
"Ini Kementerian Pertahanan sudah paling pas, sudah tidak ada lagi untuk urusan Taman Makam Pahlawan. Dari dulu saya tidak kepikir kalau Pak Presiden itu mau minta dialihkan," jelasnya.
Sementara itu, Marsekal Madya TNI (Purn.) Donny menjelaskan untuk pengelolaan TMPN Utama Kalibata tetap akan melibatkan Garnisun.
"Ya, nanti kami pelaksanaannya di Garnisun juga Pak. Kalau enggak ya di Kodam juga," katanya.
Kemudian, ia juga mengapresiasi langkah cepat yang telah dibangun Kemensos dan Kemenhan untuk segera melakukan transisi pengelolaan TMPN.
"Saya rasa terimakasih, kita segera melaksanakan perintah Presiden secepatnya," ujarnya.
Simak juga Video 'Ramadan dan Kesetaraan Gender di Era Digital':
(akn/ega)

















































