Masih Ada Letupan, Pemadaman Gudang di Jakbar Terkendala Bara dan Gas Beracun

3 hours ago 3
Jakarta -

Proses pemadaman gudang terbakar di Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar), masih berlangsung. Letupan-letupan masih terjadi di dalam gudang saat pemadam kebakaran (damkar) melakukan proses pendinginan.

"Dari semalam juga masih ada letupan. Tapi enggak seseram semalam. Kalau sekarang, sih, kecil-kecil gitu. Kalau semalam tuh memang gede ledakannya," kata Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakbar, Syaiful Kahfi, dilansir Antara, Selasa (12/5/2026).

Proses pendinginan dilakukan petugas dengan menyemprot air dan mengurai material di dalam gudang untuk memastikan api padam total. Dia menduga letupan tersebut berasal dari tabung-tabung freon atau kaleng gas yang tersimpan di dalam gudang.

"Dugaannya begitu, ledakan itu dari kaleng-kaleng freon sama yang ada gasnya itu," ujar Syaiful.

Kendala Bara Api dan Gas Beracun

Selain letupan, dia menyebutkan proses pendinginan itu terkendala bara api material serta gas beracun. Bara itu berasal dari barang-barang di dalam gudang yang menumpuk sehingga menyimpan panas pada bagian bawahnya.

"Kendalanya itu, tumpukannya banyak, kan itu tingginya barang itu hampir kurang lebih dua meteran. Jadi, panas di dalam tuh masih ada. Kalau kita mau ini (padamkan total), kan dia harus diurai, diangkat, baru disemprot," tuturnya.

Petugas terus membanjiri area tersebut dengan air agar bara api di bawah tumpukan itu benar-benar mati dan tidak kembali memicu asap atau penyalaan api kembali.

Selain kendala tumpukan material, petugas juga dihadapkan pada kepulan asap yang diduga mengandung bahan kimia beracun.

"Namanya gas pasti beracun kan. Kita enggak ada alat (deteksinya) itu. Jadi, ya, memang asapnya baunya beda. Jadi, kita pakai breathing apparatus, alat bantu pernapasan," kata Syaiful.

Akibat pekatnya asap di lokasi, menurut dia, seorang personel pemadam kebakaran dilaporkan sempat mengalami sesak napas saat berusaha menjinakkan api.

"Aman, sih, kalau petugas. Cuma satu (orang) sempat sesak napas karena terlalu banyak menghirup gas. Sempat dibawa ke RSUD, dikasih oksigen saja terus pulang," ungkap Syaiful.

Gudang-gudang yang terbakar itu berlokasi di Jalan Kamal Raya Pergudangan Miami Blok B 1 RT 01 RW 01 Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakbar. Empat gudang yang terbakar, yaitu gudang plastik, kardus, freon, dan karpet.

Saksi mengatakan sempat ada beberapa kali ledakan sebelum api menyala besar semalam. Kebakaran gudang-gudang itu terjadi sejak Senin (11/5), pukul 20.06 WIB.

"Menurut kesaksian saksi, ketika lembur pada pukul 20.00 WIB suara ledakan dari gudang freon terdengar 5 kali," katanya.

Proses pemadaman dilakukan sejak pukul 20.21 WIB semalam. Api menyala besar hingga dapat padam pukul 02.00 WIB. Operasi pemadaman dilanjutkan proses pendinginan.

Sebanyak 24 unit mobil dam 120 personel damkar dikerahkan ke lokasi kebakaran yang luas area terdampaknya sekitar 1.000 meter persegi ini.

(jbr/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |