Dipanggil Prabowo ke Istana, Cak Imin Akan Lapor Perluasan UMKM-SMK Go Global

2 hours ago 3

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dipanggil Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Apa yang dibahas?

Cak Imin mengungkap dirinya melaporkan berbagai program strategis yang menjadi tanggung jawabnya sebagai Menko Pemberdayaan Masyarakat, dari upaya pengentasan kemiskinan hingga penciptaan lapangan kerja.

"Kan semua tanggung jawab pekerjaan saya sebagai Menko Pemberdayaan Masyarakat, mulai dari mengatasi kemiskinan, program-program pemberdayaan, dan target-target penciptaan lapangan kerja dan peningkatan produktivitas UMKM," kata Cak Imin kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Ia menjelaskan pemerintah saat ini terus mendorong berbagai program untuk memperluas akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Salah satunya melalui program '1001 titik pasar rakyat' yang ditujukan untuk menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di berbagai daerah.

"Di sisi yang lain kita sedang terus menerus menciptakan kegiatan-kegiatan 1001 titik pasar rakyat untuk mendorong para pelaku UMKM menemukan pasar-pasar yang lebih bergairah," ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan dukungan berupa subsidi pelatihan dan akses pembiayaan bagi UMKM agar mampu meningkatkan daya saing dan produktivitas usaha.

"Subsidi di bidang pelatihan dan juga akses permodalan yang akan terus kita dorong. Alhamdulillah KUR terus meningkat dan kita akan terus tingkatkan KUR untuk UMKM kita," ujarnya.

Sebagai bentuk konkret dukungan terhadap pelaku usaha kecil, Cak Imin menyebutkan bahwa sebanyak 1.000 pelaku UMKM di Bali dijadwalkan menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada esok hari.

"Besok pagi 1.000 UMKM akan menerima KUR di Bali," ujarnya.

Selain itu, Cak Imin akan melaporkan perkembangan dari program SMK Go Global. Menurut Cak Imin, jumlah peserta yang diberangkatkan melalui program tersebut terus meningkat.

Pemerintah memberikan pendampingan serta bantuan pelatihan agar para lulusan memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja global.

"Ya, SMK Go Global terus tiap hari bertambah jumlahnya yang berangkat, dengan pendampingan bantuan pelatihan dan target-target terutama lulusan SMK di Desil 1. Desil 1 yang paling daerah-daerah paling miskin," ujarnya.

(eva/zap)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |