Makam yang Diinjak buat Konten Mak Daster-Inung Sia Ternyata Palsu

2 hours ago 2

Jakarta -

Kreator konten Mak Daster dan Inung Sia dilaporkan ke polisi akibat konten dengan adegan menginjak makam. Belakangan diketahui bahwa makam itu hanya properti. Keduanya pun kini memilih berhenti memproduksi konten.

Dilansir detikJabar, kedua kreator konten itu dilaporkan ke polisi karena konten menginjak makam dan menendang nisan. Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Fajri Amelia Putra langsung mengecek makam itu setelah menerima laporan.

"Kami langsung mendatangi lokasi, untuk memastikan apakah makan tersebut asli atau palsu. Dan kami langsung lakukan pembongkaran, dengan disaksikan perangkat kecamatan, desa, serta content creator-nya," kata dia, dilansir detikJabar, Jumat (13/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, setelah dilakukan pembongkaran, ternyata makam tersebut palsu. Isi makam kosong bahkan hanya terdapat pipa saluran air. "Makam itu kosong, adapun di kedalaman 1,5 meter itu pipa saluran air. Jadi memang itu palsu, sebatas properti konten," kata dia.

Sementara itu, Asep Muladi, kuasa hukum Mak Daster dan Inung Sia, menegaskan bahwa makam yang diinjak Mak Daster dalam konten bersama Inung Sia merupakan properti konten.

"Sudah disampaikan sebelumnya, kalau itu bukan makam asli. Di bawahnya kosong. Kalaupun digali, itu saluran septic tank," kata dia, Sabtu (14/2).

Adapun saat ini kliennya mengaku terganggu setelah polemik tersebut. Mak Daster dan Inung Sia pun memilih berhenti dulu untuk membuat konten.

"Untuk Mak Daster, psikologisnya terganggu setelah orang tuanya mengetahui polemik tersebut. Padahal rencananya keluarga Mak Daster akan umrah, tapi malah dihadapkan dengan polemik ini. Kalau Inung Sia karena masih muda, jadi juga kebingungan," katanya.

"Sementara stop ngonten dulu. Adapun ada unggahan pun itu video lama," lanjutnya.

Baca berita selengkapnya di sini dan di sini.

(rdp/rdp)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |