Cilacap -
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng). Ia menyampaikan akan melaporkan hasil kunjungan kerjanya ini ke Presiden Prabowo Subianto setelah melihat transformasi pulau penjara.
"Saya baru kali ini ke Nusakambangan. Yang dulu katanya mengerikan, rupanya tidak," kata Dudung di lokasi, Selasa (28/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dudung, Nusakambangan kini menunjukkan wajah baru pemasyarakatan. Kawasan yang selama ini dikenal sebagai simbol penegakan hukum itu dinilai berhasil bertransformasi menjadi pusat pembinaan yang produktif melalui pengembangan pertanian, peternakan, perikanan, hingga berbagai usaha yang melibatkan warga binaan.
"Bangsa yang besar tidak hanya diukur dari kemampuannya memberikan hukuman, melainkan juga dari kemampuannya membangun harapan dan memulihkan manusia," ujar mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat ini.
Dudung mengatakan lahan-lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan, kini mampu menghasilkan padi, jagung, sayuran, peternakan, perikanan, hingga produk-produk hasil karya warga binaan. Dudung menilai transformasi yang dilakukan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) sejalan dengan agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan pangan serta mendukung Asta Cita.
"Transformasi Nusakambangan menjadi inspirasi bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya menjalankan tempat untuk pidana, tetapi ruang membangun manusia. Ketika pembinaan mampu melahirkan warga negara yang produktif, itu sekaligus menunjukkan kontribusi terhadap ketahanan pangan yang selama ini digalakkan Bapak Presiden," ungkap Dudung.
Dalam kesempatan itu, Dudung memastikan pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden, termasuk membantu menyelesaikan hambatan koordinasi, regulasi, maupun dukungan lintas kementerian dan lembaga agar program strategis berjalan lebih efektif. Ia berharap kementerian dan lembaga negara lainnya mencontoh inovasi Kemenimipas.
"Kalau ini bisa dikembangkan oleh kementerian lain yang punya potensi lebih luas, dengan potensi yang sangat terbatas saja Pak Menteri (Menteri Imipas Agus Andrianto) bisa mengembangkan seperti ini, bagaimana kalau tempat-tempat lain yang wilayah dan kesempatannya lebih besar," ucap Dudung.
Di akhir kunjungannya, Dudung mengapresiasi Menteri Agus atas keberaniannya mengambil langkah inovatif di sektor pemasyarakatan. Dia menyebut transformasi pemasyarakatan adalah bentuk integritas dan kemauan bekerja.
"Saya atas nama Kepala Staf Kepresidenan mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Pak Agus. Mudah-mudahan ini nanti akan saya laporkan kepada Bapak Presiden sebagai percontohan. Bukan semata-mata produktivitasnya, tetapi yang menjadi contoh adalah integritas dan kemauan. Itu yang harus dicontoh oleh kita semua," pungkas dia.
(aud/dek)


















































