Kapolda Riau ke Jajaran: Kepercayaan Publik Adalah Kunci Institusi Sehat

4 hours ago 1

Pekanbaru -

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memberikan pesan tegas kepada seluruh jajaran agar terus meningkatkan pelayanan publik demi menjaga kepercayaan masyarakat. Kapolda menekankan bahwa kepercayaan publik adalah kunci utama institusi yang sehat.

Hal itu disampaikan oleh Kapolda Riau saat memimpin upacara pemberian penghargaan kepada 123 personel Polda Riau dan 10 elemen masyarakat yang berdedikasi dalam pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat, di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Rabu (29/7/2026).

Kapolda menekankan bahwa keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari penindakan hukum atau pemberian sanksi kepada anggota yang melanggar, melainkan bagaimana institusi yang sehat mampu merawat dan menghargai setiap capaian kebaikan anggotanya demi membangun trust (kepercayaan publik).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Institusi yang sehat bukan hanya berani memberikan sanksi kepada yang melanggar, tetapi juga melihat capaian-capaian yang dibangun personel untuk terus meningkatkan kepercayaan publik," kata Irjen Herry Heryawan.

Irjen Herry Heryawan mengatakan kepercayaan masyarakat adalah kunci yang paling penting dalam membangun sebuah institusi yang sehat. Kepercayaan tersebut harus terus dipelihara dengan terus meningkatkan pelayanan publik dan berbuat kebaikan.

"Kepercayaan harus terus dengan membangun kebaikan-kebaikan dan menjadi karakter," imbuhnya.

Dalam amanatnya, Kapolda juga menyampaikan selamat kepada para personel yang mendapatkan penghargaan. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah sekadar seremoni atau simbol penghormatan belaka, melainkan bentuk pengakuan nyata dari institusi atas dedikasi, integritas, dan rasa kepedulian yang ditunjukkan oleh para personel di lapangan.

"Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan institusi Polri, khususnya Polda Riau, kepada rekan-rekan yang menunjukkan integritas tinggi. Polisi yang sesungguhnya adalah polisi yang hadir saat merasakan permasalahan di tengah masyarakat serta menerapkan prinsip 3P: Peduli, Peka, dan Empati," tegas Irjen Herry.

Total terdapat 133 penerima penghargaan, yang terdiri dari 123 personel internal Polda Riau dan 10 pihak eksternal/masyarakat. Beberapa aksi heroik dan pengungkapan kasus menonjol yang diganjar penghargaan antara lain: pengungkapan kasus penculikan anak, pengungkapan tindak pidana perusakan mangrove, narkoba, dan penyelamatan warga yang hendak bunuh diri.

Selain itu, Kapolda juga memberikan penghargaan kepada pihak eksternal. Dua di antaranya diberikan kepada yayasan yang berkontribusi dan partisipasi aktif dalam pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah hukum Polda Riau.

Ia berpesan agar seluruh jajaran terus mengobarkan spirit polisi sebagai penolong (police helper) yang tidak hanya bekerja secara birokrasi, melainkan mengedepankan prinsip kemanusiaan, menjaga keteraturan sosial, dan membangun peradaban.

Menutup amanatnya, Kapolda Riau membakar semangat para personel yang belum menerima penghargaan agar terus bekerja tulus dan menorehkan 'lukisan pengabdian' di setiap medan tugas.

Lihat juga Video: Transparansi, Kunci Utama Kepercayaan Publik

(mea/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |