Lansia di Pekalongan Dicoret Bansos karena Diduga Judol, Padahal Tak Punya HP

3 hours ago 1

Jakarta -

Nasib apes dialami pasangan suami istri (pasutri) Dayat (77) dan Darmi (63), warga Dukuh Kayunan Barat, Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar, Pekalongan, Jawa Tengah. Kedua lansia itu kehilangan jatah bantuan sosial (bansos) karena dinyatakan terindikasi judi online (judol) padahal tak punya HP.

Dilansir detikJateng, Sabtu (29/8/2026), Mbah Dayat dan Darmi sebelumnya berstatus sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang setiap tiga bulan sekali menerima uang sebesar Rp 600 ribu. Kini, sejak awal tahun, keduanya sudah tidak menerima bansos karena dicoret dari daftar penerima.

Padahal ekonomi pasutri lansia tersebut tergolong sangat memprihatinkan, bahkan masih tercatat sebagai desil 1.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya keluarga penerima manfaat keluarga Mbah Dayat telah dicoret bansos. Padahal memang betul-betul orang tidak mampu. Kebetulan kita cek juga desilnya satu," kata operator Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Desa Kayugeritan, Neli Setyowati, saat ditemui detikJateng di rumah Mbah Dayat, Jumat (28/8).

Neli menjelaskan di Desa Kayugeritan terdapat 18 KPM yang dinonaktifkan karena terindikasi dengan judol, salah satunya Mbah Dayat dan Darmi. Khusus nasib Mbah Dayat dan Darmi, pihak desa kemudian mengajukan sanggahan, karena kondisi keduanya dinilai tidak ada arahan ke judol.

Neli juga melakukan klarifikasi mengenai kemungkinan identitas atau KTP Dayat-Darmi pernah digunakan atau dipinjam pihak lain. Hasil klarifikasi, terdapat pengakuan bahwa identitas tersebut memang pernah dipinjam.

"Setelah penonaktifan, saya klarifikasi. Membuat surat pernyataan bermeterai, saya juga klarifikasi apakah KTP-nya pernah dipinjam orang lain. Hasilnya diakui," ucapnya.

Untuk kegiatan judol, keduanya tidak mungkin. "Maaf, SDM-nya rendah, tidak bersekolah dan tidak bisa baca tulis. Jadi tidak mungkin ada indikasi untuk judol. HP juga tidak punya," katanya.

Simak selengkapnya di sini.

Tonton juga video "Periksa Rudy Tanoe, KPK Hitung Kerugian Negara di Kasus Korupsi Bansos"

(fas/idh)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |