Jakarta -
Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyebutkan pelatihan kepada Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola atau manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) dipangkas waktunya. Waktu pelatihannya menjadi dua minggu.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Donny Ermawan Taufanto seusai rapat dengan Komisi I DPR RI membahas soal meninggalnya lima calon manajer Kopdes tersebut. Donny memberikan keterangan ke awak media seusai rapat tersebut.
"Dari segi waktu juga berkurang juga yang tadinya Komponen Cadangan selama satu bulan, ini Bela Negara juga kami perpendek menjadi dua minggu," ujar Donny di kompleks parlemen, Senayan, Rabu (1/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemhan telah mengubah latihan dasar kemiliteran (latsarmil) menjadi latihan bela negara dan manajerial. Nantinya, tidak ada materi yang diberikan terkait senjata atau taktik militer.
"Jadi mereka hanya diberikan pelajaran terkait dengan nasionalisme, terkait dengan patriotisme, terkait dengan disiplin ya jadi seperti mengikuti jadwal harian itu juga melatih disiplin waktu mereka juga," ucapnya.
Setelah dua minggu latihan bela negara, masih ada pelatihan satu bulan untuk manajerial yang disesuaikan tergantung kebutuhan. Para calon SPPI ini akan diberikan pelatihan materi terkait koperasi.
"Tentunya yang memberikan materi adalah dari kementerian masing-masing, dari Kementerian Koperasi sudah menyiapkan modul-modulnya demikian juga yang dari KKP juga sudah menyiapkan modul-modul pembelajaran," sebutnya.
Kemhan juga sudah membentuk tim investigasi terkait lima orang yang meninggal tersebut. Pihaknya masih menunggu lebih lanjut proses investigasi tersebut untuk menentukan apakah akan ada proses hukum.
"Kami juga sudah memberikan santunan ataupun perawatan dukungan terhadap pertama pemulangan jenazah, pemakaman, juga santunan yang diberikan dari Kementerian Pertahanan dan juga kami membantu juga untuk pengurusan proses santunan dari BPJS Ketenagakerjaan yang ini masih dalam proses," sebutnya.
Saksikan Live DetikSore :
(ial/gbr)







































