Kemensesneg Usul Tambahan Anggaran 2027 Rp 6,6 Triliun

1 day ago 6

Jakarta -

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto mengatakan kementeriannya mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 6,6 triliun untuk tahun anggaran 2027. Bambang mengatakan anggaran tersebut diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Kemensesneg.

Hal itu disampaikan Bambang dalam rapat kerja bersama Komisi XIII DPR, Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2026). Dia mengatakan Kemensesneg mendapatkan pagu anggaran 2027 Rp 2,6 triliun.

"Kementerian Sekretariat Negara memperoleh pagu anggaran sebesar Rp 2.672.036.413.000. Pagu anggaran dimaksud mengalami kenaikan dari sumber dana hibah luar negeri sebesar Rp 2.861.378.000 dari penetapan pagu indikatif TA 2027 sebesar Rp 2.669.175.035.000," kata Bambang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan pagu anggaran itu menjadi dasar penyusunan rencana kerja anggaran Kemensesneg 2027. Dia mengatakan anggaran itu dialokasikan untuk dua program.

"Program dukungan manajemen sebesar Rp 2.438.790.024.000 yang di dalamnya sudah termasuk alokasi untuk kedua BLU yang bersumber dari PNBP sebesar Rp 884.579.177.000," ujarnya.

"Dan kedua, program penyelenggaraan layanan kepada presiden dan wakil presiden dengan alokasi sebesar Rp 233.246.389.000 yang bersumber dari rupiah murni dan hibah luar negeri," sambungnya.

Bambang mengatakan Kemensesneg telah mengusulkan tambahan anggaran ke Kemenkeu sebesar Rp 6,626 triliun. Namun, dari usulan tambahan tersebut, pihaknya baru mendapatkan tambahan alokasi sebesar Rp 2,8 miliar.

"Kementerian Sekretariat Negara telah mengusulkan tambahan anggaran tahun 2027 ke Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN/Bappenas sebesar Rp 6.626.605.349.000," ujarnya.

"Dari tambahan anggaran yang telah diusulkan, Kementerian Sekretariat Negara baru mendapatkan tambahan alokasi pada pagu anggaran TA 2027 sebesar Rp 2.861.378.000 dari sumber hibah luar negeri yang dialokasikan untuk kegiatan percepatan penanganan anak kerdil (stunting)," sambungnya.

Bambang mengatakan masih terdapat kekurangan anggaran sekitar Rp 6,623 triliun. Dia berharap usulan tambahan anggaran tersebut bisa disetujui.

"Dengan demikian, masih terdapat kekurangan anggaran sebesar Rp 6.623.743.971,00," katanya.

"Dengan masih terbatasnya perolehan pagu anggaran 2027, Kementerian Sekretariat Negara akan kembali mengusulkan tambahan anggaran ke Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN/Bappenas agar dapat diperhitungkan dalam penetapan pagu alokasi anggaran TA 2027," imbuh dia.

(amw/lir)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |