Jubir Kemlu Dapat WA dari WNI Ngaku Jadi Tentara Rusia

3 days ago 3

Jakarta -

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Yvonne Mewengkang mengatakan dirinya mendapat pesan singkat dari seorang mengaku Warga Negara Indonesia (WNI) yang bergabung menjadi tentara Rusia. Katanya pesan singkat itu ditujukan untuk Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono melalui aplikasi WhatsApp (WA).

"Sampai saat ini kita tidak menerima surat resmi untuk Menteri Luar Negeri RI, tapi ada satu WhatsApp yang notabene dari WNI tersebut ke nomor pribadi saya sebagai jubir, menyampaikan kepada Menteri Luar Negeri RI," kata Yvonne dalam jumpa pers di kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Yvonne tidak merinci pesan apa yang dikirim oleh orang tersebut. Untuk itu menurutnya, Kemlu tetap membutuhkan koordinasi melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskow.

"Tapi at the same time kita melakukan koordinasi. Jadi bukan hanya KBRI Moskow, Kyiv, dan juga Kementerian/Lembaga pengampu, kita secara individu dari sini juga berkoordinasi intensif. But it's not as simple kita membalikkan telapak tangan and then it's done, ya. Semua sekali lagi perlu kita verifikasi dan kita lakukan berbagai koordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait," katanya.

Di sisi lain, Yvonne menyebut saat ini pemerintah sedang mendalami dugaan penipuan, eksploitasi, dan perekrutan kerja dalam kasus WNI menjadi tentara Rusia tersebut. Katanya, WNI akan mendapat perlindungan bila menjadi korban.

"Dan apabila terdapat WNI yang menjadi korban, kita tentunya akan mengambil pelindungan yang diperlukan," katanya.

"Di sini kita ingin mengimbau para WNI untuk berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di wilayah konflik maupun yang berpotensi melibatkan mereka dalam kegiatan militer negara asing. Dan jika keterlibatan WNI dalam militer negara asing tersebut terverifikasi, tentunya hal ini merupakan tindakan individual yang tidak merepresentasikan kebijakan kita," sambungnya.

Tonton juga video "Kemlu: Belum Ada Informasi WNI Jadi Korban Kebakaran Bar di Bangkok"

(tsy/dek)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |