Jari Remaja Putus Kena Tebas Sajam Saat Kabur dari Tawuran di Serang

1 hour ago 1
Serang -

Tawuran terjadi di Serang, Banten. Peristiwa itu menyebabkan dua remaja berinisial AL (15) dan AD (14) mengalami luka saat berusaha kabur dari lokasi tawuran.

Peristiwa terjadi di Jalan Kampung Panayagan, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, pada Minggu (22/2/2025) pukul 01.30 WIB. Saat itu, kelompok korban dan kelompok pelaku janjian untuk tawuran.

"Awalnya mereka janji tawuran perang sarung, tapi ternyata kelompok lain membawa senjata tajam," kata Kasat Reskrim Polres Serang, Andi Kurniady ES, kepada wartawan, Senin (23/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Andi, AL yang mengendarai sepeda motor berboncengan tiga langsung kabur meninggalkan lokasi tawuran. Para pelaku kemudian menyerang korban.

"Akibat serangan tersebut, AL mengalami luka hingga tiga jari tangannya putus setelah ditebas senjata tajam, sementara AD mengalami luka sabetan pada bagian punggung," ucapnya.

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan polisi menerima laporan melalui layanan 110 terkait peristiwa tersebut. Polisi kemudian menangkap empat terduga pelaku.

"Hanya dalam waktu kurang lebih delapan jam, empat terduga pelaku berhasil kami amankan di rumahnya masing-masing," kata Andri.

Keempat pelaku masing-masing berinisial RW (19) dan DB (18), warga Kecamatan Cikesal, serta PN (15) dan MA (17), warga Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang. Mereka telah diamankan di Mapolres Serang.

"Setelah kami amankan MA, dilakukan pengembangan dan berhasil mengamankan PN, kemudian RW dan DB. Saat ini seluruhnya sudah kami tahan untuk proses hukum lebih lanjut," jelasnya.

Polisi juga menyita barang bukti berupa celurit serta kain sarung yang digunakan untuk membungkus senjata tajam tersebut. Andri menegaskan pihaknya akan menindak tegas pelaku tawuran.

"Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan. Saya juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, jangan sampai menjadi pelaku maupun korban tindak pidana," katanya.

(aik/haf)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |