Gubernur Jabar Bakal Tindaklanjuti Arahan Prabowo soal Sampah dan Genteng

1 day ago 3

Jakarta -

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi siap menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026. Dedi mengatakan dia siap menindaklanjuti masalah sampah hingga genteng yang disoroti Prabowo dalam Rakornas.

"Seluruh program berjalan dengan baik. Hari ini yang sangat kita mendapat concern sambutan luar biasa adalah menyelesaikan masalah sampah itu harus terintegrasi, karena Jawa Barat penduduknya 54 juta, sampah jadi problem," kata Dedi Mulyadi, di sela Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, yang ditayangkan di YouTube Kemendagri, Selasa (2/2/2026).

Diketahui, dalam Rakornas tersebut, Prabowo meminta kepala daerah menertibkan spanduk iklan dengan ukuran besar di sepanjang jalan sebagai bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Dalam Rakornas tersebut Prabowo juga sempat menyinggung masalah sampah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi itu mengaku juga siap menindaklanjuti arahan Prabowo untuk menertibkan spanduk dan baliho besar di jalanan. Selain itu, ia juga mengaku siap menjalankan arahan Prabowo untuk menjadikan daerah yang dipimpinnya menjadi lebih indah, agar atap rumah yang digunakan penduduk menggunakan genteng.

"Yang berikutnya yang saya sangat mendapat support adalah persoalan penataan keindahan, karena saya sangat konsen selama ini untuk membereskan spanduk, baliho, ruang terbuka hijau," katanya.

"Yang terakhir adalah, ini yang menjadi concern saya selama ini saya jalankan adalah atap bangunan harus indah, ada yang menggunakan genteng, ada ijuk, ada sirap, semuanya harus indah, tidak boleh menggunakan bahan seng," kata Dedi.

Ia berharap arahan Prabowo dalam Rakornas tersebut dapat menyatukan spirit kepala daerah dan stakeholder yang hadir untuk mendukung program Prabowo.

Sebelumnya, dalam Rakornas tersebut, Prabowo Subianto sempat mengenalkan proyek gentengisasi. Gentengisasi merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang juga dikenalkan Prabowo dalam acara tersebut. Ia meminta agar atap rumah diganti dari yang semula memakai seng menjadi genteng.

"Salah satu dalam rangka indah, saya lihat Saudara-saudara, semua kota, semua kota, kecamatan, hampir semua desa kita sekarang, maaf ya, terlalu banyak genteng dari seng. Seng ini panas untuk penghuni. Seng ini juga berkarat. Jadi tidak mungkin Indonesia indah kalau semua genteng dari seng," ujar Prabowo.

"Maaf, saya tidak tahu ini dari dulu industri aluminium dari mana ya. Maaf, bikin yang lain-lain, deh," imbuhnya.

Prabowo ingin semua atap rumah di Indonesia memakai genteng. Ide ini kemudian dinamainya proyek gentengisasi. Prabowo menyatakan Koperasi Merah Putih akan dilengkapi dengan pabrik pembuatan genteng.

"Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Jadi ini nanti gerakannya adalah gerakan, proyeknya adalah proyek gentengisasi seluruh Indonesia. Alat-alat genteng itu, alat pabrik genteng itu tidak mahal. Jadi nanti koperasi-koperasi Merah Putih akan kita lengkapi dengan pabrik genteng. Genteng itu bahan bakunya dari tanah dan dengan dicampur dengan beberapa zat limbah lainnya bisa ringan dan kuat," kata Prabowo.

Saat Prabowo menjelaskan proyek gentengisasi, layar di panggung acara menampilkan kondisi rumah sebelum dan setelah gentengisasi. Prabowo mengajak para kepala daerah mempercantik wilayah yang dipimpinnya untuk mengganti seng ke genteng.

"Ini serius ya. Bupati, wali kota yang tidak mau kotanya indah terserah. Yang mau ayo bersama kita bikin kotamu indah, bikin kecamatanmu indah, bikin desamu indah. Bagaimana?" ujar Prabowo.

(yld/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |