Geger Penembakan Massal di SMA, Korban Siswa Berjatuhan

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Penembakan terjadi di luar sebuah sekolah menengah atas (SMA) di wilayah barat Turki pada Selasa (22/9/2026). Delapan orang terluka dalam kejadian tersebut, sementara pelaku berhasil ditangkap polisi.

Dilansir Euronews, kantor gubernur setempat mengatakan insiden berlangsung sekitar pukul 08.00 waktu setempat di Turgutlu, Provinsi Manisa, yang berada tidak jauh dari kota wisata Izmir di pesisir barat Turki.

Sejumlah media lokal, termasuk kantor berita IHA dan stasiun televisi swasta NTV, melaporkan bahwa beberapa siswa termasuk di antara korban. Polisi dan petugas penyelamat langsung dikerahkan ke lokasi setelah penembakan terjadi.

Kantor berita DHA menayangkan rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan sosok yang diduga sebagai pelaku. Dalam rekaman tersebut, seorang pria muda mengenakan celana jins hitam, jaket hitam, serta atasan berwarna hijau terlihat berjalan di sebuah jalan sambil membawa benda yang tampak seperti senapan.

IHA juga menampilkan gambar yang diduga memperlihatkan orang yang sama sedang membawa senjata, tetapi dalam rekaman tersebut pria itu terlihat berlari.

Rekaman lain dari area di luar sekolah menunjukkan polisi bergulat dengan seorang pria berbaju putih hingga tersungkur ke tanah. Polisi kemudian membawa pria tersebut pergi dari lokasi.

Seorang perempuan terdengar berteriak, sementara sejumlah warga berkerumun di balik pagar sekolah sambil merekam kejadian menggunakan telepon seluler mereka.

Kantor gubernur mengatakan penyelidikan telah dibuka untuk mengusut insiden tersebut.

Penembakan di sekolah tergolong jarang terjadi di Turki. Namun, dua serangan yang berlangsung dalam dua hari berturut-turut di wilayah selatan negara itu pada awal tahun ini sempat memicu kemarahan publik.

Pada April lalu, seorang remaja berusia 14 tahun melepaskan tembakan di sebuah sekolah di Provinsi Kahramanmaraş, Turki selatan. Serangan tersebut menewaskan seorang guru dan sembilan siswa berusia 10 dan 11 tahun. Pelaku juga tewas di lokasi kejadian.

Sehari sebelumnya, seorang remaja lain menembaki bekas sekolahnya di Provinsi Şanlıurfa, wilayah tenggara Turki. Sebanyak 16 orang terluka sebelum pelaku mengakhiri hidupnya ketika berhadapan dengan polisi.

(luc/luc) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |