Disdik Kalbar Dapat Info Ada Gangguan Speaker ke Juri Saat Cerdas Cermat MPR

5 hours ago 2

Jakarta - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menerima informasi ada gangguan speaker ke juri saat peserta melontarkan jawaban di final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) hingga menuai protes peserta. Disdikbud menyebutkan gangguan itu menyebabkan jawaban peserta kurang terdengar jelas.

"Informasi yang saya terima, speaker yang mengarah ke juri mengalami gangguan sehingga jawaban peserta kurang terdengar jelas. Sementara di live YouTube dan ke audiens penonton, suara terdengar jelas," kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadrie, dilansir detikKalimantan, Selasa (12/5/2026).

Faisal mengatakan pihaknya telah memanggil Kepala SMAN 1 Pontianak beserta tim pendamping LCC. Pemanggilan itu untuk membahas persoalan tersebut.

"Kami sudah memanggil Kepala SMAN 1 Pontianak dan tim pendamping terkait persoalan ini," kata Faisal.

Faisal meminta seluruh pihak tetap mengikuti prosedur resmi yang berlaku dalam perlombaan. Ia menyarankan agar pihak sekolah mengajukan peninjauan ulang kepada panitia penyelenggara.

Faisal menegaskan pihak SMAN 1 Pontianak menerima hasil perlombaan. Namun ia menilai evaluasi tetap penting dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi pada kompetisi berikutnya.

Dalam video yang beredar dilihat Senin (11/5), juri memberi nilai berbeda terhadap jawaban yang sama dari peserta. Dalam lomba itu, Grup C dari SMAN 1 Pontianak mendapat nilai minus lima untuk jawaban terkait proses pemilihan anggota BPK.

Namun jawaban serupa yang disampaikan Grup B dari SMAN 1 Sambas justru diberi nilai 10 oleh juri yang sama, yakni Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI Dyastasita. Peserta Grup C sempat memprotes lantaran merasa jawaban mereka sama. Namun juri menyatakan jawaban Grup C tidak menyebut Dewan Perwakilan Daerah (DPD) secara jelas.

MPR Evaluasi

Sekjen MPR RI Siti Fauziah sebelumnya juga telah buka suara. Siti mengatakan pihaknya menghormati perhatian dan masukan masyarakat terkait dinamika dalam perlombaan tersebut.

Siti menyebutkan panitia pelaksana saat ini tengah melakukan penelusuran internal terkait penilaian jawaban peserta. Pihaknya memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba.

"MPR RI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba, termasuk mekanisme penilaian, kejelasan artikulasi jawaban, sistem verifikasi jawaban peserta, dan tata kelola keberatan dalam perlombaan agar pelaksanaan kegiatan serupa ke depan dapat berlangsung semakin baik, transparan, dan akuntabel," imbuhnya.

Baca berita selengkapnya di sini. (whn/imk)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |