Didampingi Prananda Prabowo, Megawati Bertolak ke UEA Hadiri Zayed Award 2026

2 days ago 4
Jakarta -

Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, berangkat ke Uni Emirat Arab (UEA). Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) itu akan menghadiri rangkaian kegiatan Zayed Award 2026.

Dalam kunjungan ini, Megawati didampingi oleh putranya M Prananda Prabowo dan jajaran partai lainnya, yaitu Ketua DPP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, Kepala Badan Riset dan Analisa Kebijakan Strategis PDIP Andi Widjayanto serta Duta Besar Indonesia untuk Tunisia yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Agama (nonaktif), Zuhairi Misrawi.

"Selama berada di UEA, Megawati bakal didampingi langsung oleh putranya, yang juga Ketua DPP PDIP M Prananda Prabowo. Ketua DPP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah bersama Pak Andi Widjayanto dan Zuhairi Misrawi telah mendahului dan akan menyambut kedatangan Ibu Megawati di Abu Dhabi," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan yang disampaikan usai melepas Megawati bertolak ke UEA dari Jakarta, Minggu (1/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasto menjelaskan sejumlah agenda yang bakal dijalani Megawati di UEA antara lain menghadiri Zayed Award 2026 Annual Ceremony, bertemu Putra Mahkota Abu Dhabi UEA, Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan. Ahmad Basarah, yang turut mendampingi Megawati selama di Abu Dhabi, menjelaskan ketua umumnya akan menghadiri rangkaian agenda yang digelar Zayed Award for Human Fraternity (ZAHF) seperti Zayed Award 2026 Annual Ceremony, Guest Of Honour Gala Dinner dan Zayed Award Roundtable Meeting.

Basarah menyampaikan ZAHF merupakan ajang penghargaan internasional yang bergengsi yang digagas pada tahun 2019. Kegiatan itu terinspirasi dari penandatanganan Dokumen Persaudaraan Manusia oleh Pemimpin Umat Katolik Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar Ahmed Al-Tayeb di Abu Dhabi.

Untuk diketahui, Megawati juga pernah menjadi salah satu juri dari ZAHF dan mengikuti rapat dewan juri di Vatikan pada 2024 lalu. Basarah, yang turut mendampingi Megawati dalam rapat-rapat Zayed tersebut, menyampaikan Presiden ke-5 RI itu memperjuangkan organisasi Islam terbesar, yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah menjadi pemenang dalam kategori organisasi kemasyarakatan (civil society organization) yang diumumkan di Abu Dhabi.

"Dalam berbagai rapat saat itu, Ibu Megawati mampu meyakinkan para dewan juri bahwa NU dan Muhammadiyah layak menjadi pemenang," ujar Basarah.

"Selain menghadiri seremoni Zayed Award 2026, Ibu Megawati akan berbicara di International Human Fraternity Majlis membahas tentang kepemimpinan perempuan. Di forum ini Ibu Megawati berbicara bersama sejumlah pemimpin perempuan dunia, seperti Ibu Negara Libanon, Nehmat Aoun, Ibu Negara Pakistan Aseefa Bhutto Zardari, Ibu Negara Kolombia Veronica Alcocer Garcia, dan sejumlah lainnya," sambung Basarah.

Basarah menyampaikan agenda penting lain yang akan dihadiri Megawati di UEA yaitu bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan.

"Pertemuan dengan Pangeran Khaled UEA ini pun menjadi momen spesial tersendiri. Di tahun 2025 lalu, Ibu Megawati juga bertemu langsung dengan Pangeran Al Nahyan UEA tersebut," jelas Basarah.

(knv/haf)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |