Cerita Menag Yakinkan Jokowi Bangun Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral

3 hours ago 2

Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar bercerita momen saat meyakinkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk membangun terowongan penghubung atau terowongan Silaturahmi antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta. Dia mengatakan gagasan awal muncul saat berbincang dengan Uskup Agung Jakarta, Ignatius Suharyo, dalam sebuah acara Hari Sumpah Pemuda.

"Saya bilang, seandainya saya punya kewenangan, saya akan mohon izin supaya pagar-pagar yang ada di antara Istiqlal dan Katedral ini kita robohkan biar ini menjadi satu halaman bersama," kata Nasaruddin saat menghadiri perayaan HUT ke-219 Keuskupan Agung Jakarta di Katedral Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

Dia pun mengusulkan langsung kepada Jokowi agar dibangun terowongan yang menghubungkan kedua rumah ibadah tersebut.

"Saya usulkan kepada Bapak Presiden, pada waktu itu Pak Jokowi, 'Pak, apa nggak sebaiknya kita membuat terowongan yang menghubungkan Katedral dengan Istiqlal?'"ujarnya.

Namun, kata dia, usulan itu sempat menghadapi kendala biaya. Nasaruddin mengatakan di area tersebut terdapat pipa air peninggalan Belanda yang melintang sehingga pembangunan harus dilakukan lebih dalam.

"Ternyata di sini ada pipa raksasa bangunan Belanda yang menyuplai air minum di Menteng persis melintang di sini. Jadi, kalau kita akan membuat terowongan, itu harus gali ke dalam," tuturnya.

Meski begitu, Nasaruddin meyakinkan Jokowi bahwa terowongan ini bukan hanya proyek fisik. Namun juga menjadi simbol toleransi Indonesia.

"Saya lapor ke Pak Presiden, 'Pak, yang kita akan bangun ini bukan terowongan Bapak Presiden, yang kita akan bangun ini adalah ikon, simbol toleransi,'" katanya.

"'Kalau begitu, saya setuju'. Jadi, begitu setuju, langsung dibangun," imbuhnya.

Saat ini, terowongan tersebut menjadi simbol toleransi Indonesia yang dikenal dunia internasional. Banyak tamu negara bahkan meminta melihat langsung terowongan silaturahmi saat berkunjung ke Jakarta.

"Satu-satunya terowongan toleransi di dunia adalah ini," ucapnya.

Simak juga Video 'Jemaat Mau Misa Natal di Katedral Bisa Lewat Terowongan Silaturahmi':

(bel/amw)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |