Serang - Badan Gizi Nasional (BGN) berkoordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) terkait pengawasan pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG). BGN meminta agar satuan tugas (satgas) MBG di daerah lebih tegas jika ada satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang bermasalah.
"Sekarang ini Satgas sudah ada Perpres 115, itu salah satu isinya memperkuat koordinasi Satgas MBG kabupaten dan provinsi, langsung terlibat. Jadi, wewenang Satgas bisa inspeksi di daerah dengan didampingi BGN," kata Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Dony Dewantoro, Selasa (28/4/2026).
Dony menyebut sebelumnya pemda ragu-ragu untuk bertindak jika ada masalah. Kini, ia menegaskan bahwa Satgas bisa turun langsung mengecek dan memberi rekomendasi kepada BGN untuk memberikan sanksi.
"Pemda merasa tak bisa campur tangan, padahal bisa koordinasi. Ini yang kita jembatani. Maka, ada keengganan karena merasa overlapping tugas, padahal itu sudah masuk tugas," kata Dony.
"Makanya ada penekanan jangan ragu-ragu, masuk ke BGN dan kerja sama dengan korwil untuk sidak. Itu boleh sebatas ada personel BGN yang dampingi. Yang menutup itu BGN, bisa dari rekomendasi Satgas," ucapnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Dadang Hendrayudha, menyebut saat ini sudah ada 1.084 dapur MBG di Banten. Ia mengatakan pengawasan tak bisa hanya dikerjakan oleh BGN.
"Kita berharap kita mengawasi sama-sama, rakyat mengawasi, sekolah mengawasi, pemerintah daerah mengawasi, kita saling mengingatkan. Sehingga program yang sangat mulia ini memang benar-benar bisa dirasakan oleh anak-anak Indonesia," katanya.
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan daerah perlu ikut mengawasi program tersebut. Dengan begitu, program MBG dari Presiden Prabowo Subianto bisa berjalan dengan baik.
"Ini program pertama dan multiplier effect-nya akan besar sekali. Kami mendukung program ini dan kami juga harus ikut mengawasi kegiatan yang ada, sehingga program ini bisa tersentuh sesuai dengan harapan Bapak Presiden," katanya.
Simak Video 'BGN Ingin Fokuskan MBG Sasar Daerah Miskin-Populasi Stunting Tinggi':
(aik/idn)


















































