Jakarta -
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang menyampaikan kondisi banjir di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, berangsur surut. Ketinggian air, yang sebelumnya sampai 5,5 meter, kini menjadi sekitar 2 meter.
BPBD Kota Tangerang menyampaikan, berdasarkan data Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, sebagian besar titik genangan di 11 kecamatan sudah surut. Banjir hanya terjadi di Kecamatan Periuk, yang kini mulai berangsur surut.
Diketahui, banjir sebelumnya terjadi akibat hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat sejak Sabtu (7/3) malam, yang menyebabkan sejumlah sungai, seperti Kali Angke, Sungai Cirarab, Kali Sabi, Kali Ledug, hingga Kali Tengah, meluap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar menjelaskan hampir seluruh titik genangan dan banjir terjadi di kecamatan, seperti Cipondoh, Benda, Batuceper, Jatiuwung, Cibodas, Karawaci, Larangan, Karang Tengah, Ciledug, dan Pinang, kini telah surut.
"Warga yang sebelumnya mengungsi juga didominasi telah kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi air berangsur turun. Kecuali para warga yang terdampak di wilayah Kecamatan Periuk," tutur Mahdiar.
Di beberapa kawasan Periuk, seperti Periuk Damai, Villa Mutiara Pluit, Total Persada Raya, Garden City, hingga Taman Elang, air masih tersisa tapi berangsur surut.
"Sebelumnya, ketinggian air di beberapa titik di wilayah tersebut sempat mencapai sekitar 4 meter di Perumahan Periuk Damai. Siang ini, terpantau ketinggian tersisa sekitar 2 meter," katanya.
DPUPR Kota Tangerang Kerahkan Pompa
Kepala DPUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menyampaikan pihaknya mengoperasikan puluhan pompa air di berbagai titik. Di kawasan Total Periuk misalnya, terdapat sekitar 20 pompa yang bekerja untuk mempercepat penyedotan air.
"Sementara di Perumahan Garden City terdapat sekitar delapan pompa, serta enam pompa di kawasan Situ Bulakan. Ini semua saat ini dikerahkan untuk memaksimalkan proses pengeringan," jelas Taufik.
"Sebagian pompa sebelumnya sempat tidak bisa dioperasikan karena terendam banjir. Namun hari ini sudah dilakukan perbaikan dan sebagian besar sudah kembali beroperasi," sambungnya.
Tinggi Banji Hingga 5,5 Meter
Sebelumnya, BPBD Kota Tangerang menyampaikan kondisi banjir di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Banjir paling parah terjadi di Perumahan Periuk Damai hingga mencapai 5,5 meter.
Kalak BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menyebutkan berdasarkan data BPBD Kota Tangerang pada Senin (9/3/2026) pukul 12.00 WIB, terdapat 22 titik banjir dan genangan di wilayah Periuk. Titik banjir terjadi di tiga kelurahan, yaitu Kelurahan Periuk, Gembor, dan Gebang Raya.
Tinggi banjir di Perumahan Periuk Damai (RW 008) mencapai 5,5 meter. Kemudian Villa Mutiara Pluit (RW 011) mencapai ketinggian 3 meter. Sedangkan Perumahan Total Persada Raya (RW 008) mencapai ketinggian 3 meter.
Sebagian wilayah lainnya seperti Perumahan Purati dan sebagian Villa Tangerang Indah masih dalam status 'genangan' dengan ketinggian air antara 20 cm hingga 55 cm," ucapnya.
Sementara itu, terdapat lebih dari 13 ribu jiwa terdampak banjir. Mereka terdiri atas kelompok rentan, balita, anak-anak hingga dewasa.
Kemudian, sebanyak 6.842 jiwa telah dievakuasi ke berbagai lokasi pengungsian yang tersebar di balai warga, masjid, gedung posyandu, hingga sarana olahraga.
(aik/whn)


















































