Jakarta -
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menceritakan persiapan perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Dia menyebut Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian sangat detail, bahkan sampai mendesain sendiri kaos yang akan digunakan massa buruh.
Cerita itu diungkapkan Andi Gani dalam dalam acara jumpa pers Panitia May Day 2026 di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Dia mengaku terharu saat dipanggil khusus oleh Prabowo untuk membahas hal teknis tersebut sejak awal Maret lalu.
"Sejak awal Maret, Presiden Prabowo menaruh perhatian sangat-sangat luar biasa. Saya dipanggil oleh Presiden, duduk berdua, beliau mendesain khusus kaos May Day. Nah ini yang harus saya sampaikan ke publik, begitu sayangnya beliau sama buruh," kata Andi Gani kepada wartawan, Senin (27/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andi Gani menceritakan diskusi terkait desain berlangsung beberapa kali. Prabowo, kata dia, bahkan berkali-kali meminta perubahan warna dan memastikan bahan kaos yang digunakan berkualitas tinggi agar para buruh tidak kepanasan saat beraksi di Monas.
"Beliau minta yang terbaik, kaosnya jangan yang bikin panas. Seorang Presiden, kepala negara, sejak tiga bulan sebelum May Day sudah berpikir soal buruh jangan kepanasan. Beliau juga minta gambar buruh perempuan ditambah, jangan cuma laki-laki saja," ungkap dia.
Selain kaos, Prabowo juga disebut ikut mendesain payung yang akan dibagikan kepada peserta aksi.
"'Nanti buruh kepanasan, Pak Andi. Kasih payung.' Wah, payung, saya desainkan.' Presiden langsung itu. Nah, ini cerita ini yang harus saya buka ke publik bahwa Presiden itu sudah nggak ada urusan-urusan apalagi politik, nggak ada. Benar-benar seorang bapak kepada anaknya," ucap Andi.
Andi mengungkapkan, Prabowo tak ingin buruh kecewa ketika mengikuti peringatan May Day. Dia memastikan bahwa seluruh biaya pengadaan kaos dan payung tersebut tidak menggunakan uang negara.
"Beliau sudah meminta kami menyiapkan kaos, meminta menyiapkan payung agar semua buruh bahagia," tuturnya.
Sebagai informasi, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 bakal digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pekan ini. Diperkirakan sebanyak 400 ribu orang akan turun aksi.
"Perhitungan saya, dengan bergabungnya berbagai elemen, teman-teman ojek online karena akan mendengarkan pengumuman dari pemerintah, akan mencapai 400 ribu massa. Jadi kalau dari buruh 200 ribu lebih, dari elemen lain termasuk ojol mencapai 200 ribu juga," kata Andi Gani.
Dia menyebut peringatan May Day akan dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto. Prabowo dijadwalkan akan menyampaikan pidato kenegaraan dan kebijakan strategis bagi pekerja di tahun 2026.
"Bapak Presiden akan menyampaikan sambutan kenegaraannya dan beliau akan menyampaikan apa yang akan beliau lakukan di tahun 2026," ucapnya.
(ond/azh)


















































