Akademisi IDB Nilai Sikap Prabowo Terima dan Telaah Kritik Perkuat Demokrasi

4 hours ago 3

Jakarta -

Akademisi ilmu pemerintahan Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB), Achmad Baidowi (Awiek), menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang akan menyambut kritik dan menelaahnya. Awiek menilai sikap tersebut patut diapresiasi karena berdampak positif terhadap iklim demokrasi di Indonesia.

"Kesiapan Presiden Prabowo Subianto menerima kritik dan menelaah secara seksama patut diapresiasi. Hal ini tentunya berdampak positif pada iklim demokrasi yang terus kita jaga," kata Awiek dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua Bidang Organisasi Ikatan Alumni Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN (Ikadip) ini mengatakan komitmen Prabowo menunjukkan kepemimpinan yang lebih mendengarkan realitas dan aspirasi masyarakat di lapangan. Hal itu, kata dia, merupakan ciri pemimpin yang lahir dari proses demokrasi.

"Kesiapan menelaah secara saksama menunjukkan bahwa Presiden Prabowo adalah pemimpin yang peduli terhadap fakta dan data. Artinya, kesiapan untuk menelaah menunjukkan sikap melihat dan menganalisa data agar tidak salah dalam mengambil keputusan," ujarnya.

Awiek juga menyoroti langkah pemerintah dalam merespons kritik publik. Salah satunya terkait tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Presiden tidak menutup mata dengan buruknya tata kelola di Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mengganti 3 pimpinan sekaligus serta tidak menghalangi proses hukum," paparnya.

"Begitupun proses hukum terhadap sejumlah anggota kabinet, tidak ada intervensi menunjukkan bahwa Presiden komitmen dan peduli terhadap tuntutan publik di sektor penegakan hukum," imbuh dia.

Sebelumnya, Prabowo menegaskan Indonesia akan selalu menjadi negara demokrasi. Prabowo mengatakan pemerintahannya menyambut kritik dan selalu menelaah kritik itu dengan saksama.

"Izinkan saya menyatakan dengan jelas: Indonesia adalah negara demokrasi, dan akan tetap menjadi demokrasi. Saya dipilih oleh lebih dari 90 juta rakyat Indonesia dalam pemilu yang bebas dan adil," kata Prabowo dalam pernyataannya di majalah The Economist, dikutip keterangan Badan Komunikasi Pemerintah, Jumat (12/6).

Prabowo lantas mengatakan bahwa pemerintahannya membuka ruang kritik seluas-luasnya. Ia mengaku selalu mencermati setiap masukan dan kritik yang ditujukan kepada pemerintah.

"Saya menyambut kritik. Saya selalu membiasakan diri untuk menelaah dengan saksama setiap kritik yang ditujukan kepada pemerintah yang saya pimpin dan menimbangnya berdasarkan fakta, serta realitas yang dihadapi rakyat biasa," kata Prabowo.

Lihat juga Video 'JK dan Anaknya Temui Prabowo Bicara Investasi Energi Rp 70 Triliun':

(amw/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |