AdaKami Salurkan Bantuan dan Relaksasi bagi Korban Banjir Sumatra

11 hours ago 4

Jakarta -

Banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) pada akhir 2025 meninggalkan dampak berkepanjangan bagi masyarakat setempat.

Untuk mendukung proses pemulihan, AdaKami, bekerja sama dengan platform pengumpulan dana dan donasi digital BenihBaik.com, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp 1 miliar melalui program AdaKami Peduli.

Bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk penyediaan dapur umum dan fasilitas sanitasi darurat di enam wilayah di Aceh, yaitu Kampung Durian Dusun Subur, Dusun Mesjid, Desa Blang Cut, Gampong Alue Ie Mirah, Dusun Pasi, dan Kota Lintang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dapur umum disiapkan untuk melayani hingga 100 orang per hari dengan tiga kali waktu makan. Pada saat yang sama, fasilitas sanitasi darurat dilengkapi tandon air bersih berkapasitas 5.000 liter beserta sarana pendukung lainnya di setiap titik penyaluran.

Program bantuan ini dilaksanakan secara bertahap sejak akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026 dan menjangkau warga terdampak.

"Sebagai platform pembiayaan digital yang tumbuh bersama masyarakat, kami berupaya memastikan respons yang diberikan tetap relevan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Respons kami diarahkan pada dua hal, yaitu pemenuhan kebutuhan dasar serta pengurangan tekanan finansial bagi pengguna terdampak, agar proses pemulihan dapat berlangsung lebih berimbang," ujar Direktur Utama (Dirut) AdaKami Bernardino Vega, dalam keterangan tertulis, Senin (2/2/2026).

"Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam proses pemulihan," sambungnya.

AdaKami salurkan bantuan korban bencana di Sumatera.Aktivitas dapur umum dalam program AdaKami Peduli bekerja sama dengan BenihBaik/Foto: dok. AdaKami

Selain penyaluran bantuan, AdaKami juga memberikan relaksasi pinjaman bagi pengguna di wilayah terdampak bencana melalui opsi restrukturisasi sesuai ketentuan yang berlaku. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung keberlanjutan pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana, sejalan dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pengawasan Usaha Pembiayaan Berbasis Teknologi OJK Indra turut menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif kolaboratif ini.

"Kami dari OJK menyampaikan apresiasi kepada AdaKami yang secara konsisten memberikan perhatian kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Saya kira inisiatif ini menjadi satu bentuk komitmen dan kepedulian yang sangat baik," ungkap Indra.

"Kami menilai bahwa lembaga jasa keuangan (LJK) sehat dan tumbuh berkelanjutan adalah LJK yang mampu menyeimbangkan kinerja keuangan dengan inovasi, kepatuhan dan kepedulian sosial. Semoga inisiatif ini menjadi inspirasi untuk pindar lainnya," sambungnya.

AdaKami salurkan bantuan korban bencana di Sumatera.Tim relawan menyalurkan bantuan berupa air bersih di Kampung Durian, Aceh Tamiang/Foto: dok. AdaKami

Menanggapi kolaborasi tersebut, Founder & CEO BenihBaik.com Andy F Noya menyampaikan bahwa meskipun kondisi banjir mulai surut, kebutuhan dasar masyarakat masih menjadi tantangan di lapangan.

Kolaborasi ini membantu memastikan akses pangan dan sanitasi tetap tersedia selama masa pemulihan.

"Terima kasih kepada AdaKami yang dengan cepat mengambil keputusan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Kami juga mengapresiasi dukungan OJK yang tidak hanya berfokus pada literasi keuangan, tetapi juga menunjukkan komitmen untuk terlibat langsung dalam penyelesaian persoalan sosial dan kemanusiaan," kata Andy.

"Upaya bergandengan tangan seperti ini perlu terus dijaga agar saudara-saudara kita yang sekarang ini terdampak tidak merasa sendiri dalam menghadapi masa-masa sulit-bahwa selalu ada saudara-saudara yang hadir untuk membantu, bahkan tanpa saling mengenal sebelumnya," tambahnya.

Melalui pendekatan kolaboratif ini, AdaKami berharap dapat terus berkontribusi secara berkelanjutan dan relevan bagi masyarakat, terutama di tengah situasi yang penuh tantangan.

(prf/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |