3 Tuntutan Massa Buruh Minta RI Keluar dari Dewan Perdamaian Gaza

4 days ago 6
Jakarta -

Massa Buruh meminta pemerintah Indonesia menarik diri dari keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace. Massa Buruh menganggap bergabungnya Indonesia dengan Board of Peace membuat Indonesia duduk bersama dengan Israel.

"Yang pertama adalah meminta kepada Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia keluar dari Dewan Perdamaian Gaza atau kita kenal dengan Board of Peace Gaza," kata Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI, Said Iqbal, di depan kantor PBB Indonesia, di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (30/1/2026).

"Bergabungnya Indonesia ke dalam Dewan Perdamaian Gaza akan membuat Indonesia duduk bersama dengan Israel, negara penjajah bangsa Palestina, yang dari semenjak Indonesia merdeka tidak pernah mengakui keberadaan Israel di negara Palestina," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Said juga menyoroti Palestina yang tidak dilibatkan dalam Board of Peace. Dia kemudian mengingatkan perjuangan Indonesia saat awal kemerdekaan.

"Dewan Perdamaian bentukan Presiden Donald Trump dari Amerika Serikat ini tidak melibatkan bangsa Palestina. Mau nggak Indonesia, andaikan, sekali lagi saya bilang andaikan, ketika Perjanjian Meja Bundar dengan bangsa penjajag Belanda sekitar tahun 1946-an, di mana bangsa Amerika mengundang Belanda tapi tidak mengundang bangsa Indonesia di dalam perjanjian meja bundar tersebut untuk membicarakan tentang kemerdekaan Indonesia? Tentu bangsa Indonesia tidak mau," katanya.

Said kemudian menyatakan dukungannya ke PBB. Ia berharap dapat terwujud perdamaian dan kemerdekaan Palestina atas prakarsa PBB, bukan Dewan Perdamaian Gaza bentukkan Trump.

"Kami mendukung perdamaian dan kemerdekaan bangsa Palestina atas prakarsa dan kerja PBB, bukan Dewan Perdamaian Gaza bentukan Donald Trump. Oleh karena itu, kami bersama PBB berdiri untuk kemerdekaan dan perdamaian bangsa Palestina, khususnya perdamaian di Gaza," imbuhnya.

"Yang ketiga, merdekakan bangsa Palestina. Karena tujuan utama dibentuknya PBB adalah setiap negara lepas dari penjajahan. Bukan hanya perdamaian di Gaza, tapi bangsa Palestina harus merdeka," katanya.

Said berharap Presiden Prabowo Subianto mendengar seruan massa buruh tersebut, ia mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar jika pemerintah Indonesia tidak mendengarkan aspirasi kaum buruh yang meminta Indonesia keluar dari Dewan Perdamaian Gaza bentukan Trump tersebut.

"Kita akan melakukan aksi yang lebih besar bilamana pemerintah Indonesia tidak mendengarkan aspirasi kaum buruh yang dibawakan oleh Partai Buruh," kata Said Iqbal.

Diketahui, Partai Buruh dan serikat buruh menggelar aksi di depan kantor PBB di Jakarta hari ini. Kondisi lalu lintas di sekitar jalan MH Thamrin sempat mengalami kepadatan.

Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (30/1/2026), massa buruh mulai berkumpul di depan Menara Thamrin pada pukul 10.25 WIB. Mereka datang mengenakan atribut organisasi buruh masing-masing. Tampak satu mobil komando juga yang memandu massa buruh.

Bendera sejumlah organisasi buruh seperti Partai Buruh dan KSPI juga terlihat di lokasi. Selain itu, bendera Palestina serta beberapa spanduk tuntutan juga dibawa oleh massa buruh.

Berikut tiga tuntutan buruh dalam demo di kantor perwakilan PBB Jakpus hari ini:
1. Mendukung penguatan Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menciptakan perdamaian di muka bumi
2. Menolak masuknya Indonesia ke Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP)
3. Mendukung kemerdekaan Palestina tanpa campur tangan Israel

(yld/yld)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |