Waspada Biang Kerok Perut Membuncit, Bakar Lemak dengan 3 Sayuran Ini

6 hours ago 1
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Lemak yang menumpuk di area perut tidak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, stroke, perlemakan hati, hingga penyakit jantung. Karena itu, mengatasi perut buncit tidak cukup hanya dengan berolahraga, tetapi juga perlu memperbaiki pola makan dan gaya hidup.

Mengutip EatingWell, ada sejumlah kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari menjadi penyebab penumpukan lemak visceral atau lemak yang mengelilingi organ dalam di area perut. Kebiasaan tersebut antara lain kurang berolahraga, terlalu sering mengonsumsi makanan ultraolahan, kurang tidur, serta mengalami stres kronis.

Ahli gizi Katherine Brooking, MS, RD, mengatakan kurang aktivitas fisik membuat pengeluaran energi tubuh menurun dan sensitivitas insulin ikut berkurang.

"Ketika otot tidak aktif, tubuh cenderung menyimpan lebih banyak lemak secara visceral daripada subkutan," ujarnya.

Selain itu, makanan ultraolahan yang tinggi gula tambahan, karbohidrat olahan, dan lemak jenuh juga mempermudah tubuh menyimpan kelebihan kalori sebagai lemak visceral.

Sementara itu, kurang tidur dapat mengganggu hormon pengatur rasa lapar, yakni leptin dan ghrelin, sekaligus meningkatkan hormon stres kortisol yang mendorong penumpukan lemak di area perut.

Dokter Nesochi Okeke-Igbokwe menambahkan, stres kronis juga berperan dalam membuncitnya perut karena memicu pelepasan hormon kortisol secara terus-menerus. Kondisi tersebut dapat meningkatkan nafsu makan dan mengubah cara tubuh menyimpan energi menjadi lemak.

Tips Bakar Lemak Perut yang Membuncit

Selain menghindari kebiasaan-kebiasaan tersebut, memperbanyak konsumsi sayuran hijau juga dapat membantu mendukung program penurunan berat badan.

Mengutip GoodRx, sayuran hijau umumnya rendah kalori, tetapi kaya serat dan air sehingga membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dan mengontrol asupan kalori harian. Berikut daftarnya:

1. Bayam

Salah satu sayuran yang direkomendasikan adalah bayam. Mengutip Eat This, Not That!, bayam mengandung serat, vitamin, antioksidan, serta asam lemak esensial yang berperan mendukung proses pembakaran lemak.

Ahli gizi terdaftar Trista Best, MPH, RD, LD, mengatakan sayuran berdaun hijau gelap seperti bayam mengandung asam lemak omega-3 nabati dan fitonutrien yang berfungsi sebagai antioksidan bagi tubuh.

Menurut Best, kandungan antioksidan tersebut membantu menekan peradangan kronis yang kerap dikaitkan dengan penumpukan lemak, termasuk lemak visceral di area perut. Dengan mengonsumsi bayam secara rutin sebagai bagian dari pola makan seimbang, tubuh dinilai dapat bekerja lebih optimal dalam mengelola berat badan sekaligus menjaga kesehatan secara menyeluruh.

2. Brokoli

Selain bayam, brokoli juga masuk dalam daftar sayuran yang dianjurkan. Berdasarkan GoodRx, brokoli kaya akan serat, vitamin, dan antioksidan yang mendukung kesehatan metabolisme, usus, serta jantung. Ketiga aspek tersebut berperan penting dalam proses pengelolaan berat badan dan pembakaran lemak.

Kandungan serat yang tinggi pada brokoli juga membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama. Selain itu, brokoli tetap memiliki nilai gizi yang baik baik dalam kondisi segar maupun beku, sehingga dapat menjadi stok makanan sehat yang praktis di rumah.

3. Kale

Sayuran hijau lain yang tak kalah bermanfaat adalah kale. Sayuran ini kaya serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang mendukung program penurunan berat badan. Kandungan antioksidan dalam kale juga diyakini membantu melawan peradangan kronis yang menjadi salah satu faktor penyebab penumpukan lemak visceral di perut.

Selain membantu mengurangi lemak perut, kale juga dikenal sebagai salah satu sayuran yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan berkat kandungan nutrisinya yang tinggi. Namun, konsumsi kale tetap perlu diimbangi dengan pola makan bergizi seimbang, olahraga teratur, tidur yang cukup, dan pengelolaan stres agar hasilnya lebih optimal.

(dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |