Jakarta -
Warga di Jalan Haji Nawi, Cilandak, Jakarta Selatan, menceritakan seberapa bising yang dialami di area rumah dari aktivitas olahraga padel di samping rumahnya. Salah satu warga bernama Idham menyebut kebisingan itu menembus hingga ke kamar.
"Jadi kebisingan itu kalau diakumulasi dari setiap gesekan antara raket ke bola lalu dari pantulan dari bola ke kaca atau ke lapangan padel atau seringkali juga mengenai dinding-dinding rumah kami, nah itu pantulan-pantulan itu yang menggema dan menggaung ke sekitar rumah kami," ujar Idham saat dihubungi, Jumat (20/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di halaman rumah di kamar kami, di kamar anak kami terus, di ruang tamu di setiap sela-sela rumah yang ada," tambahnya.
Idham juga menyebut kebisingan datang dari teriakan para pemain padel. Dia menyebut kebisingan itu termasuk dalam kategori tinggi karena adanya pantulan bola ke kaca.
"Dan sering juga ada teriakan-teriakan atau makian yang berasal dari euforia para pemain padel itu sehingga menimbulkan gangguan yang nyata dan lumayan intens, intens itu dalam artian karena kan pada ini kan karakter suaranya kan high frecuency," ujarnya.
"Dan dia juga lumayan impulsif itu setiap gesekan setiap ini sangat impulsif berbeda dengan kalau kita bandingkan dengan jalanan atau rel kereta dan lain-lain," sambungnya.
Lebih lanjut, Idham mengaku tak pernah mendapatkan sosialisasi sejak awal pembangunan lapangan padel tersebut. Bahkan dari pihak RT maupun RW juga tidak ada.
"Itu tidak ada, tidak ada izin dan sosialisasi sama sekali entah itu bangunan sebelah akan dibangun lapangan padel atau apa," katanya.
"Pun juga dari pihak RT atau RW juga belum pernah sounding, itu malah kita yang reaktif dan secara proaktif melaporkan sejak pembangunan lapangan padel ini," sambungnya.
Sebelumnya, warga di kawasan Haji Nawi, Cilandak, Jakarta Selatan, mengeluhkan kebisingan yang ditimbulkan dari aktivitas sebuah lapangan padel di kawasan itu. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan akan menindaklanjuti laporan warga itu dengan memanggil stakeholder terkait.
Dilihat detikcom dalam media sosial Threads, Kamis (19/2). Seorang warga yang tinggal di kawasan Haji Nawi, Jakarta Selatan mengeluhkan soal kebisingan yang ditimbulkan dari usaha lapangan padel tak jauh dari rumahnya.
Dalam unggahannya, dia mengatakan suara bising dari lapangan padel itu mengganggu aktivitasnya dan warga sekitar. Dia juga sudah mengaku melaporkan keluhannya ke aplikasi JAKI dan kanal resmi Pemprov DKI Jakarta, termasuk menandai akun Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di media sosial, namun belum mendapat respons.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun buka suara mengenai keluhan itu. Dia mengatakan akan memanggil para pengelola dan stakeholder terkait untuk membahas persoalan tersebut.
Pramono mengatakan pemanggilan akan dilakukan dalam waktu dekat guna memastikan seluruh perizinan dan operasional usaha padel sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Minggu depan saya akan mengundang seluruh stakeholder yang khusus berkaitan dengan izin padel ini. Saya minta dipresentasikan," kata Pramono kepada wartawan di Balai Kota Jakarta.
(azh/ygs)

















































